Sitebeat Loader

Negara dan Bahasa

Indonesia
Menu

oleh Faith Lisondra

4 Desember 2019

Panduan Marketing 6 mnt

10 Cara Membuat Pelanggan Memercayai Brandmu

Pelanggan sekarang lebih pandai dalam membeli dibandingkan sebelumnya.

Dengan akses internet di ujung jari, kamu bisa melakukan pencarian cepat tentang brand tertentu sebelum lanjut mencobanya.

Tahu apa artinya ini? Kamu bisa saja habis-habisan dengan rencana marketingmu dan sayangnya pelangganmu masih akan memercayai pendapat orang lain.

Namun, lain ceritanya kalau kamu mendapatkan kepercayaan mereka dahulu.

Berikut 10 strategi yang sudah terbukti dan teruji untuk membangun brand terpercaya.

Bagaimana Membangun Kepercayaan Brand Secara Online (Tanpa Terdengar Ngotot!)

1.   Memiliki website DAN domainmu sendiri

Di zaman sekarang ini, para pelanggan lebih banyak memenuhi ranah online.

Jadi, kalau kamu belum online, apa kamu benar-benar eksis?

Sebuah website menjadi titik awal keberadaanmu secara online. Website menciptakan identitas onlinemu dan tampak lebih kredibel dibandingkan laman Facebook.

Dari sini, berinvestasilah pada nama domain. Domain unik dan mudah diingat menunjukkan kepada pelanggan bahwa kamu serius dengan brandmu.

Kamu juga bisa menggunakan domainmu untuk membuat alamat email sesuai brand. Ini membantu meyakinkan kalau kamu profesional dan meningkatkan kredibilitas bisnismu.

Mempertimbangkan domain bisnis yang baik? 10 Pertimbangan Saat Memilih Nama Domain Bisnis

2.   Mengenkripsi websitemu

[Ide header untuk desainer: kotak alamat peramban dengan ikon gembok]

Inilah fakta mengejutkannya: 43% serangan siber menyasar bisnis kecil.

Bila kamu tak mengamankan situsmu, tinggal tunggu waktu sampai para peretas menggunakannya untuk niat jahat mereka.

Ada banyak cara bagi para penjahat siber menyabotase situsmu. Ini termasuk mencuri data, mengacau desain situs, serta menggunakan servermu untuk mengirim email spam dan malware.

Pikirkan bagaimana ini memengaruhi reputasi brandmu. Kamu bisa kehilangan klien potensial dan pelanggan selamanya.

Satu cara mengamankan websitemu dari pelanggaran data adalah dengan sertifikat SSL.

Koneksi SSL ditunjukkan dengan HTTPS atau ikon gembok di kotak alamat perambanmu. Ini menunjukkan kepada para pengunjung bahwa mereka bisa menelusuri dan bertransaksi dengan aman di situsmu.

Pembuat website seperti Sitebeat sudah menyertakan sertifikat SSL gratis, tetapi kamu juga bisa membelinya secara terpisah.

3.   Buat situsmu ramah pengguna

Pengalaman pengguna merupakan faktor kunci dalam menjaga jumlah pengunjung situs. Bila websitemu tidak responsif atau mudah dinavigasi, orang akan mengeklik tombol X dalam sekejap.

Apa yang kamu dapat? Berkurang satu orang yang memercayai bisnismu.

Buatlah websitemu untuk kemudahan para pengguna terlebih dulu. Lagipula kamu takkan bisa membuat orang lain memercayai brandmu kalau mereka tak bisa menggunakan websitemu dengan baik.

Pertimbangkan untuk mengulik websitemu di tiga area utama ini:

  • Navigasi

Jangan sampai menumu terlalu panjang. Untuk situs ecommerce dengan beragam produk, kelompokkan menjadi beberapa kategori agar mudah diakses. Menambahkan kotak pencarian juga banyak membantu! Ini membantu para pengunjung mencari sebuah benda lebih cepat dibandingkan menelusuri banyak tautan.

  • Desain

Pastikan menggunakan warna-warna yang menstimulasi respons pengguna yang tepat.

Desain minimalis, seperti Apple, paling cocok saat kamu mempromosikan satu produk. Sementara itu, website yang dinamis cocok bila kamu memiliki beragam produk dan layanan untuk ditampilkan.

  • Audiens

Target audiensmu akan menentukan seperti apa websitemu. Audiens yang lebih muda mungkin lebih suka desain yang dinamis dan cerah, dibanding mereka yang jauh lebih dewasa.

4.   Buat konten berkualitas secara konsisten

Kamu akan terkejut betapa besar pengaruh konten berkualitas bagi brandmu.

Konten ini akan menjadikanmu pemimpin berpengaruh dalam industri yang kamu geluti dan memberimu otoritas. Bila kamu memberikan nilai kepada para pelanggan, mereka akan membalas budi dalam jangka panjang.

Pelaku marketing terbaik menerapkan jadwal posting untuk seluruh konten mereka. Konten yang konsisten membuatmu berhubungan dengan pelanggan dan mengarahkan mereka memasuki proses pembelian.

Memposting konten berkualitas secara reguler tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, tips ampuh berikut akan membantumu meraih tujuan:

  • Gunakan platform analytics (seperti Google Analytics) untuk mengidentifikasi topik-topik yang sesuai dengan sebagian besar audiensmu.
  • Perhatikan aktivitas para pengikutmu di media sosial. Apa yang paling sering mereka “suka” atau retweet?
  • Buat dokumen bersama untuk menyatukan seluruh gagasan dari tim kontenmu.
  • Buat jadwal konten dan pilih topik-topiknya di awal.

Saat kamu terbiasa membuat konten dan tak sekadar untuk kampanye, kamu bisa memupuk kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.

5.   Terhubung dengan para pelanggan

Pelanggan modern suka dengan brand yang bisa terhubung dengan mereka. Ini memberitahu mereka kalau kamu peduli dan mereka lebih dari sekadar sumber pendapatan.

Terhubunglah dengan para pelangganmu menggunakan media sosial atau websitemu. Ada beberapa cara melakukannya, mulai dari menambahkan formulir kontak pada website hingga merespons komentar atau pesan di media sosial.

Ingatlah untuk menjaga gaya dan nada bicaramu agar tetap akrab dan jujur.

Sesuaikan pengalaman pengguna. Jangan takut untuk membiarkan kepribadian brandmu bersinar! (Kami suka bagaimana orang-orang Netflix melakukannya di Instagram!)

Memulai kolaborasi besar? 5 Faktor Teratas Sebagai Pertimbangan dalam Memilih Influencer Media Sosial

6.   Tambahkan ulasan

Saat ini, 89% pelanggan memercayai ulasan menjadi faktor penting dalam keputusan mereka untuk membeli. Mereka takkan mau menekan tombol Beli kalau brandmu tak memiliki ulasan ini.

Jadi, jangan gentar saat menerima ulasan!

Tingkatkan konten dari pengguna semacam ini untuk menunjukkan bahwa orang menggunakan produkmu dan menikmatinya.

Mendapat ulasan buruk? Gunakan ini sebagai kesempatan untuk memajang transparansi dan respons cepatmu. Tujuannya, untuk mengubah pengalaman buruk pelanggan menjadi pengalaman positif.

Selain ulasan pelanggan, kamu juga bisa meminta pihak terpercaya lainnya untuk memberi jaminan terhadap brandmu.

Berkolaborasilah dengan brand lain, influencer dengan niche tertentu, dan media untuk memperkuat kepercayaan brand.

7.   Mudah diakses

Para pelanggan pasti akan memiliki pertanyaan tentang penawaranmu. Nah, pastikan kamu selalu ada untuk menjawab pertanyaan itu.

Audiensmu memang tak terlihat, tapi jangan menganggap mereka tidak ada.

Bangun staf pendukung yang ramah dan cukup memahami brandmu untuk memberi saran yang membantu.

Berikut beberapa cara praktis untuk memastikan brandmu bisa diakses oleh pelanggan:

  • Buatlah pusat kontak untuk memuat semua pertanyaan.
  • Aktiflah di akun media sosial.
  • Bangunlah komunitas online melalui forum atau grup sosial.
  • Tingkatkan kesadaran brand dengan membuat acara dan menghadiri konferensi.
  • Gunakan software help-desk untuk membuat sistem pendukung pelanggan yang layak.

8.   Berbagi tautan bereputasi baik

Selain kontenmu sendiri, outbound links juga bisa membuat reputasimu naik atau turun.

Orang mempercayai kamu untuk memberi mereka authority link. Jadi, jangan rusak kepercayaan itu.

Saat bertaut dengan sumber lain di postingan blogmu, pastikan tautan ini berdasar fakta dan aman.

Bila websitemu bertaut dengan situs spam, para pengunjung akan menganggap websitemu juga banyak spam. Kepercayaan pelanggan pun langsung merosot.

Tip-pro: Berbagilah link pendek dengan nama brand pada media sosial agar pengikutmu tahu apa yang mereka klik. Tautan dengan nama brand meningkatkan kepercayaan dan membuat rasio klik-tayangmu melejit.

9.   Tawarkan produk berkualitas

Kualitas produk dan layananmu memengaruhi persepsi pelanggan atas dirimu. Maka, jangan mengacaukannya.

Sebelum meluncurkan brand, pastikan penawaranmu sesuai harganya.

Atur diskusi kelompok terarah untuk menentukan kebutuhan audiensmu. Dengan begini, kamu akan tahu persis produk dan layanan apa yang bisa menyelesaikan masalah mereka.

Kamu juga bisa mempercepat pengembangan produk dan meluncurkannya lebih awal. Gagasan produk minimal yang layak ini memungkinkanmu untuk menguji penawaran, mengumpulkan umpan balik pelanggan, dan mengembangkannya di masa depan.

10.  Menjaga brand yang konsisten

Brand yang konsisten memungkinkan prospek dan pelangganmu tahu apa yang mereka harapkan darimu. Ini tak hanya menentukan kepribadianmu, tapi juga membangun pengenalan brand.

Bila brandmu konsisten, orang lain lebih mudah memercayai dan yakin dengan layananmu.

Ada banyak cara menjaga konsistensi brand. Kami bahkan menuliskannya dengan sangat detail!

Kesimpulan

Brand-brand terbaik di dunia tak mendapatkan reputasi mereka dalam semalam. Kamu perlu menguji beberapa strategi, bersiap dengan dampaknya, serta melakukannya lagi. Namun, bila melakukannya dengan benar, kamu bisa mendapat pengikut setia yang tanpa disadari akan melakukan marketing untukmu.

Siap mengawali kehadiranmu di dunia online? Jelajahi bagaimana Sitebeat bisa membantumu.