Cara memulai bisnis kecil

Panduan Utama: Bagaimana Cara Memulai Bisnis Kecil?

Jumlah wirausahawan yang berencana untuk memulai bisnis telah meningkat dari 46% di tahun 2017 menjadi 53% di tahun 2018. Namun, bisnis kecil rata-rata hanya bertahan selama setidaknya dua sampai 5 tahun.

Dengan kenyataan seperti itu, kamu memerlukan strategi yang kuat untuk memastikan bisnis baru kamu bertahan (dalam jangka waktu pendek) dan berkembang (dalam jangka waktu panjang). Karena kamu baru memulai, mari fokus dalam membuat bisnis kamu bertahan terlebih dahulu. Dan jangan berkecil hati.

Panduan Pemula untuk Memulai Bisnis Kecil

Pikirkan. Mengapa kamu ingin memulai sebuah bisnis? Untuk jam kerja yang fleksibel? Untuk passion? Untuk potensi penghasilan tanpa batas? Untuk memenuhi kebutuhan di dalam pasar?

Pertimbangkan pro dan kontra untuk dirimu dan putuskan apakah kamu mau memulai bisnis.

Pro Kontra
Kebebasan & kendali – Kamu dapat menjadi bos sendiri dan membuat keputusan sendiri. Termasuk dengan jam kerja, kode pakaian, kantor, dan lainnya

Keuntungan – Kamu akan mendapatkan apa yang kamu hasilkan, dikurangi pengeluaran dan utang; bukan gaji.

Passion – Kamu bisa memulai bisnis di industri atau pasar yang kamu sukai. Ini memberi dorongan tambahan agar dapat melakukanya dengan baik dalam usaha.

Kehilangan modal – Uang yang kamu investasikan di dalam bisnis bisa habis sebelum kamu menghasilkan uang.

Tanggung jawab & beban pekerjaan – Menangani pelanggan, merekrut pegawai, akuntansi, memproses dokumen, dan yang lainnya. Kamu terkadang harus menghadapi keadaan darurat diluar jam kerja.

Bersaing dengan bisnis yang terkenal – Bisa sulit untuk membuat dirimu dikenal oleh orang-orang yang sudah memiliki merek kesukaan mereka.

Apapun alasanmu, kamu harus bersedia untuk menanggung resikonya. Dan menghasilkan uang harus menjadi prioritas jika kamu ingin bertahan di tahun pertama.

Agar jelas, semua bisnis yang sukses mempunyai model bisnis yang baik – rencana khusus tentang bagaimana bisnis dapat menghasilkan uang untuk menutupi penawaran (dalam jangka waktu pendek dan panjang). Passion memberi kamu dorongan pada awalnya tapi akan hilang pada akhirnya jika kamu tidak menghasilkan uang. Dan jam fleksibel tidak ada artinya jika kamu terikat hutang.

Pastikan ide bisnismu itu menghasilkan keuntungan. Walaupun kamu menjalankannya untuk sensasi dan passion kewirausahaan, bisnismu harus tetap menghasilkan uang.

Pikirkan tentang tren dan kemajuan teknologi. Bisakah kamu memanfaatkan kemajuan baru untuk menyelesaikan masalah dengan pelanggan? Dan dapatkah kamu melakukannya sebelum para pesaing memadatkan pasar?

Sebagai contoh Larry Kim (pendiri dari WordStream), menggunakan tren Al chatbot dan mendirikan MobileMonkey – sebuah perusahaan yang membanguan bot pemasaran untuk sistem pengiriman pesan. Ada celah di dalam pasar itu, terutama dengan Facebook Messenger yang menekankan penggunaan chatbot.

Kewirausahaan adalah tentang menyelesaikan masalah pelanggan ideal. Dapatkah bisnismu menyelesaikan kesulitan yang ada untuk industri khusus? Luangkan waktu untuk mempelajari keperluan pelanggan idealmu dan menggunakannya untuk keuntunganmu. Orang akan membeli produk dan layanan yang akan memberi mereka kehidupan yang lebih ringan.

Sebagai contoh, ide Airbnb muncul ketika Joe Gebbia dan Brian Chesky memiliki kendala untuk membayar biaya sewa di tahun 2007. Karena konferensi desain akan datang dan hotel-hotel penuh, mereka memutuskan untuk menyewakan tiga ranjang tambahan di ruang tamu mereka.

Dengan itu, mereka mendirikan airbedandbreakfast.com di hari berikutnya dan mengenakan biaya $80 per malam. Ini berkembang menjadi Airbnb di hari ini. Para pendiri menyelesaikan masalah di mana pelanggan ingin menyewakan properti mereka untuk jangka pendek, dan ingin menambah penghasilan.

Pertimbangkan faktor-faktor di bawah ini juga…

Apakah ada kebutuhan pelanggan di bisnis saya?

Tanpa pelanggan, bisnis kamu tidak akan bertahan. Lakukan market research untuk mengetahui apabila ada yang tertarik untuk membeli apa yang kamu tawarkan. Bicara dengan sesama pengusaha di industri. Jika kamu memiliki produk minimum yang layak, pilih sendiri orang yang menurutmu adalah target pelanggan untuk memberi feedback.

Seberapa baik saya mengenal bisnis dan industri ini?

Kamu perlu mengerti kebutuhan target pelanggan, dan bagaimana orang di industri ini bekerja. Jika kamu akan terjun ke industri baru, setidaknya miliki mitra (atau beberapa koneksi) di dalam industri itu.

Sebagai contoh, mencoba untuk menjual aplikasi akuntansi tanpa mengetahui peraturan di industri dan kendala yang dimiliki akuntan adalah cara menuju kegagalan. Kamu tidak akan menemukan layanan yang akan memecahkan masalah sebenarnya yang dimiliki target pelanggan.

Apa yang membedakan idemu dari pesaing yang ada?

Menonjol dari kompetisi meningkatkan peluang kamu untuk sukses. Dikarenakan baru, orang tidak memiliki insentif untuk melakukan bisnis denganmu jika kamu menawarkan hal yang sama.

Apakah saya senang melakukan ini?

Mengelola bisnis akan menimbulkan stres. Jika kamu memiliki passion tentang ide bisnismu, kamu akan merasa lebih mudah untuk melalui pasang surut.

Apakah kamu seorang pengusaha atau freelancer, kamu perlu mempersiapkan satu halaman rencana bisnis. Ini memaksamu untuk bisa mengkomunikasikan ide bisnis kamu dengan jelas hanya dalam satu halaman. Ini memberimu dan calon investor ide yang jelas tentang apa yang perlu dilakukan bisnismu agar berhasil.

Isi bagian di bawah ini (perhatikan bahwa kami membahas beberapa materi di bagian lain):

Masalah Mengapa bisnismu ada?

Apa tiga masalah utama yang kamu coba selesaikan (untuk pelanggan ideal)?

Apakah pelanggan idealmu pernah membayar untuk menyelesaikan masalah ini?

Produk/Layanan Apa produk atau layananmu?

Bagaimana ini bisa menyelesaikan persoalan pelanggan ideal?

Pelanggan ideal Siapa pelanggan ideal kamu?

Apa tipe target pelanggan yang kamu miliki?

Berapa umur mereka?

Apa daya beli mereka?

Apa kesulitan mereka (frustasi)?

Apa aspirasi dan keinginan mereka?

Keunggulan kompetitif Apa yang berbeda dengan bisnis, dan produk atau layanan kamu?

Bagaimana kamu akan menonjol dari pesaing (dan mengungguli mereka)?

Tujuan Apa tujuan bisnismu? Satuan apa yang kamu gunakan untuk mengukur sukses?

Apa saja hambatan-hambatan yang ada?

Model bisnis (rencana tindakan) Apa sumber daya yang diperlukan untuk membuat produk kamu? (sebagai contoh, manufaktur, tenaga kerja)

Apa yang diperlukan untuk menjual produk/layanan kamu? (sebagai contoh, pemasaran, distribusi, pemrosesan penjualan)

Bagaimana kamu akan menghasilkan uang? (sebagai contoh, strategi penetapan harga, mode pembayaran, layanan berlangganan)

“Uang hanyalah alat, itu akan membawamu kemanapun kamu inginkan, tetapi itu tidak akan menggantikan kamu sebagai pengemudi.”

–Ayn Rand

Penulis best-selling novel Russian-American The Fountainhead and Atlas Shrugged

Untuk menghemat uang, tuliskan rencana pengeluaran. Prioritaskan bisnis yang penting seperti peralatan, izin dan lisensi, asuransi, dan lainnya. Ini adalah cara yang baik untuk mengetahui anggaran yang dibutuhkan, dan jika kamu mengeluarkan uang secara efisien.

Berikut cara membuat anggaran:

Step 1: Hitung penghasilan kamu

Pastikan kamu memiliki sumber daya yang cukup sebelum memutuskan berapa banyak anggaran yang harus kamu keluarkan. Hitung penjualan kamu dan sumber pendapatan lainnya secara bulanan agar mendapatkan ringkasan berapa banyak yang kamu miliki.

Step 2: Catat biaya tetap kamu

Biaya tetap adalah biaya yang ditetapkan yang kamu bayar secara teratur. Ini termasuk gaji (jika kamu memiliki pegawai), biaya sewa kantor, biaya produksi, dan yang lainnya. Ini mempermudah kamu untuk membuat total anggaran yang harus kamu siapkan setiap bulan.

Step 3: Alokasikan untuk pengeluaran darurat

Meskipun kamu berusaha keras untuk selalu mengikuti rencana, akan ada saat-saat kamu memiliki pengeluaran tidak terduga. Simpan uang terlebih dahulu untuk keadaan darurat agar memastikan bahwa kamu tidak bangkrut ketika itu terjadi.

Step 4: Tentukan anggaran kamu

Saatnya memperkirakan anggaran yang kamu butuhkan sekarang setelah kamu mengumpulkan semua informasi yang kamu perlukan. Jumlahkan semua pengeluaran bulanan dan anggaran untuk keadaan darurat. Gunakan ini sebagai anggaran bisnis bulananmu. Sesuaikan jika ada perubahan dalam pengeluaranmu.

Apakah kamu berencana untuk menjalankan bisnis sendiri? Atau akankah kamu memiliki mitra? Struktur bisnis atau badan usaha yang kamu pilih akan mempengaruhi faktor-faktor utama bisnis. Jika kamu masih belum mengetahuinya, tidak apa-apa. Kamu selalu dapat mengubah dan menyesuaikannya kapanpun kamu anggap cocok setelah kamu tahu apa yang diinginkan.

Kenali berbagai dasar-dasar entitas bisnis di bawah ini. Tetapi istilah, struktur, dan faktor lainnya mungkin berbeda untuk setiap negara.

Perusahaan Perorangan

Untuk struktur ini, hanya satu individu yang mengoperasikan dan memiliki bisnis ini. Kamu bertanggung jawab secara pribadi untuk semua yang terjadi di perusahaan kamu. Termasuk dengan memperhatikan semua kewajiban dan pertanggungjawaban. Inilah yang harus kamu jalankan jika kamu adalah tipe orang yang ingin bekerja sendiri.

Lisensi yang diperlukan: Izin usaha umum

Aspek pajak: Penghasilan dan pengeluaran dari bisnismu akan tercatat di pengembalian pajak penghasilan pribadi kamu.

Firma

Dalam persekutuan, bisnis akan dimiliki dan dioperasikan oleh dua orang atau lebih. Kamu dan sesama pemilik akan berbagi semua tanggung jawab dan kewajiban yang dibutuhkan oleh perusahan. Keputusan besar juga dicapai dengan persetujuan semua orang yang terlibat.

Lisensi yang diperlukan: Lisensi dan izin dapat bervariasi sesuai dengan bagian negara atau kota dimana bisnis beroperasi.

Aspek pajak: Mitra kerja melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan individu berdasarkan dari penghasilan bisnis.

Koperasi

Koperasi terikat oleh banyak peraturan dan mempunyai proses yang lebih kompleks. Manfaat utama dari ini adalah perusahaan kamu menjadi identitas hukum terpisah. Ini berarti aset pribadi kamu terpisah dengan aset bisnis, dan oleh karena itu, tidak akan terpengaruh apapun yang terjadi terhadap bisnis itu.

Lisensi yang diperlukan: Lisensi dan izin dapat bervariasi sesuai dengan bagian negara atau kota dimana bisnis beroperasi.

Aspek pajak: Pemilik perusahan membayar pajak yang besarnya dua kali lipat dari penghasilan yang didapat.

Perseroan Terbatas (PT)

Entitas ini telah menjadi populer belakangan ini bagi sebagian besar pengusaha. Sebuah PT menggabungkan beberapa fitur persekutuan dan koperasi. Pemilik bisnis dilindungi dari kewajiban perusahan tanpa harus membayar pajak berjumlah dua kali lipat.

Lisensi yang diperlukan: Lisensi dan izin dapat bervariasi sesuai dengan bagian negara atau kota dimana bisnis beroperasi.

Aspek pajak: Setiap mitra akan dikenakan pajak berdasarkan tingkat keuntungan dari keterlibatan mereka dalam bisnis.

Sebuah nama bisnis adalah identitasmu. Pelanggan dan mitra bisnis berpotensi juga akan menggunakan nama ini, jadi pastikan untuk memilih salah satu yang mewakili brand sebaik mungkin.

Setelah kamu memiliki nama bisnis kamu, buat website kamu. Mempunyai website sangat baik untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan memasarkan produk atau layanan kamu.

Berikut adalah hal-hal yang harus kamu tambahkan ke website kamu:

  • Ringkasan bisnismu. Siapa kamu, dan bagaimana kamu dapat membuat hidup orang lain lebih mudah?
  • Daftar produk atau layanan kamu. Tunjukkan pada orang-orang yang kamu miliki!
  • Detail kontak kamu. Biarkan pengunjung menjangkaumu jika mereka tertarik dengan apa yang kamu tawarkan.
  • Nama domain (seperti alamat website). Gunakan nama bisnismu sebagai domain! Ini akan membuat bisnis kecilmu terlihat lebih sah, dan juga membuat pelanggan dan investor berpotensi untuk melihatmu lebih serius.

Berurusan dengan pengeluaran, keuntungan, harga, pajak, daftar gaji, dan yang lainnya akan memakan waktu yang banyak. Dengan itu, penting untuk menyiapkan sistem akuntansi.

Untungnya, tidak perlu untuk mempekerjakan banyak akuntan untuk ini. Sebagai bisnis kecil, kamu dapat menggunakan satu akuntan atau bahkan mengerjakannya sendiri. Pada akhirnya, kunci dari sistem akuntansi yang sempurna adalah kesederhanaan. Mulai dengan sesuatu yang kecil seperti hanya memonitor penghasilan dan pengeluaran, kemudian mulai dari sana.

Salah satu contoh yang baik adalah QuickBooks Online. Ini adalah akuntan online yang memungkinkan kamu untuk memonitor pendapatan dan penghasilan kamu, mengelola alur kerja dengan mudah, berbagi dokumen dengan aman, dan mengelola daftar klien dengan mudah, di antara fitur yang lainnya.

Coba alat akuntansi lain dan lihat mana yang bisa membantu bisnismu:

  • Sage One
  • FreshBooks
  • Xero
  • Sighted
  • Sage 300 Online
  • SurePayroll
  • TSheets
  • WagePoint
  • Gusto

Ingatlah bahwa lokasi dan lingkungan kerjamu sangat bergantung pada sifat dan kebutuhan bisnismu. Sebagai contoh, jika bisnismu melibatkan pengiriman produk, kamu akan membutuhkan gudang. Jika kamu menjalankan usaha dari laptop, maka bekerjalah dari rumah.

Lihatlah beberapa tempat di mana kamu dapat melakukan bisnis:

Rumah kantor

Bekerja dari rumah sendiri ideal untuk mereka yang tidak memiliki uang untuk menyewa kantor. Kosongkan sebagian kamar di rumah dan ubah menjadi tempat di mana kamu bisa fokus dan tidak terganggu.

Kedai kopi dan cafe

Kamu tidak bisa menyangkal fakta bahwa terkadang bekerja dari rumah dapat menjadi kontraproduktif karena banyak gangguan dan godaan untuk menunda.

Lawan perasaan ini dengan pergi ke kedai kopi. Dengan bantuan kafein dan suasana produktif dari pelanggan lain, kamu akan dapat fokus dalam pekerjaanmu.

Ruang kerja bersama (Co-working space)

Ruang kerja bersama sangat baik untuk memperluas jaringan. Kamu berinteraksi dengan sesama pengusaha untuk mendapat inspirasi dengan ide baru dan bertemu dengan pelanggan, mitra, dan investor berpotensi. Bekerja di ruang kerja bersama juga dapat memberi akses ke wifi, kopi gratis, perlengkapan kantor, printer, dan yang lainnya.

Furnished office suite

Meskipun merupakan pilihan yang paling mahal, office suite sangat ideal untuk pengusaha yang memiliki pegawai atau yang telah mengembangkan bisnis mereka secara signifikan. Pilihan ini menjadikan lokasi lebih permanen, yang memberi kesempatan timmu untuk berkumpul atau para pelanggan untuk menjangkaumu secara pribadi.

Tahap ini adalah sesuatu yang tidak boleh diburu-buru. Perlu waktu untuk menemukan orang-orang berkualitas yang dapat kamu percayai. Sebagai permulaan, yang terbaik adalah untuk bertanya kepada orang yang kamu kenal atau mereka yang memiliki cita-cita atau passion yang sama sepertimu.

Ketika bisnis kamu sudah siap, mulai menarik pelamar kerja — tapi pastikan untuk mengenal mereka lebih dalam.

Untuk mengetahui bahwa kamu telah mempekerjakan pegawai yang sesuai, pastikan untuk mengikuti tips di bawah ini:

  • Tentukan dengan jelas lowongan kerja yang kamu tawarkan.
  • Buat daftar yang berisi dengan karakteristik yang perlu dimiliki pegawai.
  • Periksa surat kepercayaan yang pelamar berikan.
  • Luangkan waktu untuk memeriksa latar belakang secara keseluruhan.
  • Buat mereka menjalani ujian yang terkait dengan posisi yang tersedia.

Atau, kamu dapat outsource pekerjaan ke freelancer dan agency.

Kamu telah sampai sejauh ini! Sekarang, saatnya telah tiba untuk mulai mendapatkan pelanggan. Jadi, bagaimana kamu melakukannya?

Buat sebuah rencana pemasaran. Pikirkan di mana kamu dapat mengiklankan bisnismu. Fokus hanya di satu taktik tidak akan membawamu ke level selanjutnya. Lakukan penelitian dalam tren pemasaran dan lihat mana yang paling cocok untuk bisnismu.

Berikut adalah beberapa strategi pemasaran yang berfungsi untuk bisni kecil:

Facebook Advertising

Iklan melalui Facebook adalah cara yang mudah dan pasti untuk memasarkan bisnis dan mencapai target audiens kamu. Apa yang istimewa tentang Facebook Ads adalah kamu dapat memilih jenis orang yang ingin kamu lihat di bisnismu, dengan menyaring mereka berdasarkan lokasi, usia, jenis kelamin, dan faktor lainnya.

Google My Business

Pernahkah kamu mencoba googling sebuah toko perbaikan telepon atau tempat burger hole-in-the-wall dan melihat daftar toko dengan lokasi yang ditampilkan di search results? Google My Business membuatnya mungkin.

Menambah bisnismu di Google My Business membuatnya mudah terlihat untuk orang-orang yang mencari bisnis seperti milikmu. Yang kamu perlu lakukan adalah mencantumkan nama bisnismu, sifat bisnis, lokasi, detail kontak, jam toko, dan informasi terkait lainnya – voila, bisnismu sekarang telah menjadi bagian dari Google search results.

Google Ads

Google Ads memungkinkan kamu untuk mengiklankan website kamu di Google search results agar menjadi salah satu item pertama yang ditampilkan. Platform ini berfungsi seperti lelang – website menawar tempat tertinggi di search results.

Dapatkan tempat setinggi mungkin dengan berinvestasi di dua aspek ini; jumlah uang yang kamu tawar (bid), dan skor kualitas (quality score) kamu. Jumlah tawaran kamu tergantung pada seberapa banyak anggaran yang ingin kamu gunakan. Sementara itu, kamu mendapatkan skor berkualitas tinggi jika kamu menerapkan langkah-langkah SEO yang tepat – menggunakan kata kunci yang tepat untuk judul web page kamu, menerapkan URL strategis untuk web page kamu, menambahkan multimedia yang menarik ke website kamu, dan banyak lagi.

Media Sosial

Menggunakan media sosial untuk memasarkan bisnis adalah sesuatu yang tidak perlu melibatkan pikiran. Promosikan bisnis kamu di platform media sosial utama seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan yang lainnya agar mencapai pelanggan idealmu.

Pastikan untuk fokus dalam platform sosial utama untuk bisnismu – tempat yang sering dikunjungi pelanggan idealmu. Buat jadwal posting dan tanggapi komentar dan pesan dari pengunjung untuk mempertahankan suasana yang aktif dan akomodatif.

Influencer Marketing

Berkolaborasi dengan influencer adalah taktik pemasaran yang efektif. Dengan jumlah follower yang tinggi, influencer memiliki pengaruh besar terhadap audiens yang besar. Mereka bisa mencoba dan mendukung produk dan layanan kamu.

Kerja sama dengan influencer yang sesuai dengan bisnismu. Jika anggaran kamu rendah, pertimbangkan untuk bekerja dengan micro-influencer, yang bisa memberikan hasil yang signifikan.

Mulai!

Menangani bisnis kecil memiliki tantangan sendiri, tapi jangan menyerah! Dengan panduan ini ditambah dengan kerja kerasmu dan passion, lihat bisnismu berkembang dan tumbuh dari kecil menjadi besar.