Deskripsi Produk dan Layanan Ringkas yang Menjual + Empat Contoh

Untuk pemilik bisnis online, menulis deskripsi produk atau layanan bisa menjadi tantangan. Deskripsi harus menarik perhatian calon pelanggan, dan seringkas mungkin.

Beberapa platform online memungkinkanmu menulis deskripsi produk sesuka hati; sebagian lagi—seperti kebanyakan marketplace online—tidak begitu.

Batasan jumlah kata menggerus kreativitas dan membatasi daya jualmu. Atau, setidaknya, begitulah kata orang.

Di artikel ini, kami akan menjabarkan bagaimana kamu bisa membuat deskripsi produk singkat yang bisa menjual—termasuk beberapa contoh hebat untuk membantumu memulainya.

Empat Tips Menulis Deskripsi Produk yang Efektif

Deskripsi produk merupakan bahan marketing yang menggambarkan nilai produk tertentu kepada calon pelanggan.

Biasanya, deskripsi menunjukkan kegunaan, fitur, dan manfaat lain sebuah produk yang mampu mendorong penjualan. Pada akhirnya, ini membantu orang memutuskan apa mereka ingin membeli produk tersebut atau tidak.

Deskripsi produk yang bagus harus menonjol, mudah dibaca, menarik bagi para pelangganmu. Mari lihat empat tips dan contoh deskripsi produk efektif yang akan menginspirasi kecerdasan kreatifmu.

Tips Pertama: Targetkan Pembeli Idealmu

Sumber: Gojek

Deskripsi terbaik adalah yang menyasar audiens spesifik. Begitu kamu tahu siapa para pembelimu, mudah menulis deskripsi yang menarik bagi mereka. Orang-orang cenderung tertarik membaca sesuatu yang berbicara kepada mereka pada titik pribadi.

Tips pro menulis deskripsi produk adalah menggunakan kata “kamu” saat memanggil calon pembeli. Ini membuat tulisanmu lebih personal dan santai layaknya mengobrol. Jika tona brand kamu lebih sopan, kamu bisa gunakan kata “Anda”.

Think Geek menjual produk mereka dengan hebat, seperti produk gelas bir keramik Game of Thrones.

Tips Kedua: Hindari Kata Superlatif

Sumber: Amazon

Menggunakan bentuk “paling” dalam deskripsi produkmu mungkin lebih banyak ruginya, daripada untung. Walau kamu ingin mereka membeli produkmu, membesar-besarkan sesuatu mungkin kelihatan dibuat-buat – kecuali kamu punya data untuk mendukungnya.

Lihat bagaimana Amazon menyajikannya saat memamerkan Kindle Paperwhite terbaru mereka.

Perhatikan klaim Amazon dengan Kindle Paperwhite-nya yang “tertipis” dan “teringan” – yang didukung dengan menunjukkan dimensi dan bobot produknya. Kata “dipatenkan” juga dipakai, menambah kredibilitas bagi pembaca e-book yang mereka sasar. Amazon secara gamblang menjelaskan kenapa Kindle Paperwhite melampaui para pesaingnya.

Tips Ketiga: Memantik Imajinasi Pelangganmu

Sumber: Traveloka

Studi menunjukkan bahwa hanya dengan menyentuh produk tertentu, seseorang bisa berminat membelinya.

Nah, karena ini mustahil bagi penjual online, setidaknya kamu bisa melakukannya dengan menuliskan deskripsi dengan detail yang membangun imajinasi pembaca. Gambarkan apa yang akan dirasakan pelanggan kalau mereka benar-benar menggunakan produk atau layanan itu? Jika disentuh, apakah terasa lembut? Atau kasar? Bagaimana cara mengenakannya? Walau foto bisa menunjukkan tampilan berbeda, kata-katamu akan membuat imajinasi mereka jadi nyata.

Sebagai contoh, Trans Studio Bandung memaparkan perasaan yang bisa didapatkan pengunjung dari arena berbeda.

Tip Empat: Mainkan Pancaindra

Sumber: Nestlé

Misalnya kamu sedang memesan makanan online dari restoran yang nyaris tak kamu kenal – apakah kamu memilih hidangan asing yang kamu tak tahu bagaimana rasanya? Kamu mungkin akan memilih menu yang lebih populer biar aman. Saat pelanggan sama sekali tak tahu seperti apa rasa, rupa, atau suara sebuah produk, mereka takkan mengambil risiko membelinya.

Kembali ke sudut pandang penjual, deskripsi produk jauh lebih memikat kalau menyentuh indra para pembacanya. Bila memungkinkan, gunakan kata sifat sensori agar produkmu terdeskripsi lebih baik.

Misalnya, KIT KAT yang memadukan rasa dan rupa dalam menggambarkan lezatnya KIT KAT Bites.

Gunakan Sitebeat untuk Membuat Deskripsi Produkmu

Nah, kamu sudah siap menulis deskripsi yang menjual! Sekarang pertanyaannya – mulai dari mana?

Dengan Sitebeat, kamu bisa membuat toko e-commerce milikmu sendiri dan mulai memasarkan produkmu. Panduan langkah berikut akan membantumu memulai di platform ini, semudah membalikkan telapak tangan.

Langkah Pertama: Mulai Trial

Setelah log in ke akun Sitebeat-mu, kamu akan diarahkan ke dashboard.

Di sana, kamu akan melihat pesan di halaman Ikhtisar yang mengajakmu mencoba trial eCommerce bebas bayar. Untuk memulainya, klik Aktifkan Sekarang. Trial dengan periode 15 hari akan memberimu cukup waktu untuk menjelajahi fitur-fitur Sitebeat eCommerce.

Langkah Kedua: Pilih Template

Ini waktunya membuat websitemu! Pilih beragam template dengan mengeklik tab Template di bawah tab Dashboard. Kamu bisa merancang lamanmu dari nol atau memilih template yang sudah jadi untuk diubah.

Lihat Template dan klik Buat Situs Baru di sudut kanan atas. Ini akan mengantarkanmu ke Editor di mana kamu bisa mulai membuat websitemu.

Langkah Ketiga: Sesuaikan Tokomu

Klik tombol Toko, kemudian Ayo Mulai untuk mulai mengubah Toko Onlinemu.

Langkah Keempat: Perbarui Produk-Produkmu

Klik opsi Produk agar kamu bisa melihat, menambah, dan mengatur semua produkmu beserta kategori-kategorinya.

Saat mulai mengisi deskripsi produkmu, pilih Sample Product dari daftar yang disediakan.

Di sini, kamu bisa mengedit nama, kategori, SKU, dan deskripsi produkmu. Kamu juga bisa menambah varian, foto, dan file lainnya yang akan memasarkan penawaranmu sebaik-baiknya. Setelah selesai, klik Simpan. Tambahkan lebih banyak produk dengan mengulang langkah yang sama.

Langkah Kelima: Luncurkan Situsmu

Begitu sudah mengupload semua produkmu ke website, tekan Publikasikan — dan kamu pun siap meluncur!

Biarkan Kata yang Bicara

Menjual produk dan layanan onlinemu tak secepat mengedipkan mata – tetapi, menuliskan kata yang tepat kepada audiensmu akan membantu pemasaranmu melejit berkali-kali lipat. Nah, setelah tahu tips dan triknya, biarkan deskripsi produkmu melakukan keajaibannya dan mulailah berjualan selaris kacang goreng!

downloadable-content_close

Join Us

Dapatkan wawasan terbaru dan terkini seputar teknologi digital untuk membantu mengembangkan bisnismu

BONUS CONTENT