Mengubah Layanan Menjadi Produk dengan Produktisasi

Bagaimana Mengubah Layanan Menjadi Suatu Produk dengan Produktisasi

Menjual layanan memberimu penghasilan yang menggiurkan. Entah kamu seorang seniman freelance atau direktur kreatif, penghasilanmu tergantung pada jumlah klien.

Namun kelemahan dari menjual layanan saja adalah kamu terikat dengan waktumu. Bahkan ketika kamu memiliki beberapa karyawan yang bekerja untuk bisnismu, kamu hanya dapat melayani klien dalam jumlah tertentu. Ini membatasi peluangmu dan menghalangi peningkatan laba.

Lalu bagaimana jika kamu menemukan cara untuk meningkatkan labamu lebih jauh? Apalagi dengan adanya krisis akibat pandemi saat ini, tentu kamu harus memutar otak bagaimana agar pundi penghasilanmu terus terisi.

Nah, produktisasi memungkinkanmu memanfaatkan keterampilan kreatifmu dan menyajikannya sebagai suatu produk. Pengemasan ulang layananmu sebagai produk, di sisi lain, memungkinkanmu melayani lebih banyak klien dan memaksimalkan bisnis kreatifmu.

Pelajari cara kerja produktisasi dan bagaimana hal itu menguntungkan bisnismu.

Apa itu Produktisasi?

Apa artinya “memproduktisasi” layananmu?

Produktisasi mengemas keterampilan, layanan, atau perangkat lunak dan menawarkannya sebagai solusi bagi pelanggan.

Beginilah perbedaan produktisasi dengan bisnis yang berorientasi layanan.

Dengan menyediakan layanan, kamu:

  • Melakukan tugas secara individual untuk klien
  • Kustomisasi pekerjaan berdasarkan permintaan klien
  • Bekerja dalam kerangka waktu yang terbatas
  • Mendapatkan penghasilan dengan jumlah yang tetap

Sementara itu, memproduktisasi layananmu memungkinkanmu:

  • Menjual barang siap pakai sebanyak yang akan dibeli oleh pasar
  • Mengemas ulang layanan ke dalam format yang dapat direproduksi
  • Memberikan berbagai cara untuk memenuhi target pasarmu
  • Mendapatkan margin keuntungan yang lebih baik

Pekerja lepas bukan satu-satunya yang mendapat manfaat dari produktisasi. Bahkan startup dapat meningkatkan pendapatan mereka dengan menawarkan produk. Karena mereka memiliki kumpulan talenta yang lebih luas, maka usaha kecil dapat menghasilkan lebih banyak variasi produk untuk dijual.

Pelanggan Lebih Memilih Produk Daripada Layanan

Bisnis yang sukses beradaptasi dengan pelanggan yang mungkin datang dari pasar yang berbeda. Produktisasi yang sukses akan membantumu memasuki pasar yang lebih beragam. Ini juga membantu bisnis kreatifmu mengumpulkan lebih banyak pendapatan menggunakan lebih sedikit waktu.

Pelangganmu dapat memilih produk daripada layanan karena berbagai alasan:

  • Mereka membutuhkan pengetahuan layananmu tetapi tidak dapat membelinya atau tidak membutuhkannya secara teratur.
  • Mereka lebih suka menggunakan layananmu dengan syarat dan jadwal waktu mereka sendiri, kemudian menerapkannya sendiri.
  • Mereka hanya membutuhkan sebagian dari layananmu untuk memperbaiki masalah tertentu.

Pada akhirnya, memproduktisasikan layananmu bekerja dua arah. Sebagai pemilik bisnis, kamu mendapatkan hasil maksimal dari potensi keuntunganmu. Untuk pelanggan, ini memberi mereka sebagian dari layananmu tanpa downtime dan biaya yang diperlukan.

5 Cara Memproduktisasi Kreativitasmu + Kisah Sukses

Salah satu cara mudah bagi pekerja kreatif untuk memproduktisasi layanan mereka adalah dengan membuat paket informasi yang dapat mereka jual satu kali atau secara berlangganan.

Berikut adalah beberapa ide dan contoh yang akan mendorongmu menciptakan produk untuk audiensmu.

Buku

Jika kamu terbiasa mencari cara untuk mulai mengubah layananmu menjadi suatu produk, buku adalah pilihan yang mudah. Entah mereka dalam bentuk ebook atau buku fisik, buku menunjukkan keahlianmu dalam bidang tertentu – dan melayani target pasarmu dan seterusnya.

Berbeda dengan solusi do-it-for-you yang saat ini ditawarkan bisnismu, buku menawarkan solusi seumur hidup – mengajarkan pelanggan cara memperbaiki sendiri masalah mereka.

Perusahaan branding Amerika bernama Worstofall Designs menjadi contoh yang bagus. Para pendirinya menulis sebuah buku tentang bagaimana cara mengubah dari agen branding tradisional menjadi perusahaan yang sangat produktif.

Kursus Online

Sebagai seorang kreatif, kamu memiliki keterampilan dan pengalaman – tetapi bagaimana kamu mengemasnya sebagai sebuah produk? Jawaban sederhananya adalah mengajarkannya kepada orang lain.

Kursus berbayar dan tutorial online menjadi produk yang makin populer di kalangan freelancer dan bisnis kreatif – dan ini merupakan hal yang baik. Mereka dapat meningkatkan penghasilan tanpa usaha yang relatif sulit.

Tidak seperti buku, kursus online mendapat lebih banyak pengaruh. Di era digital ini, tidak semua orang punya waktu – dan kesabaran – untuk menyelesaikan seluruh isi buku demi mendapatkan layanan yang mereka butuhkan.

Konsultan marketing online, misalnya, membuat lokakarya atau kursus yang ditujukan untuk mengajarkan Search Engine Optimisation. Kamu dapat menemukan banyak kursus online di platform pengajaran seperti Skillshare atau Udemy.

Template

Menjual template adalah cara lain untuk memaksimalkan kreativitasmu.

Seniman grafis dapat menjual logo atau paket ikon mereka pada platform seperti Graphicriver. Penulis dapat menghasilkan uang dari menjual template surat penjualan. Pembeli hanya perlu mengisi bagian yang kosong dengan informasi terkait tentang bisnis mereka – dan mereka mendapatkan copy penjualan instan tanpa biaya tinggi.

Aplikasi

Pengembang web dapat memutuskan untuk membuat dan menjual perangkat lunak yang terkait dengan layanan mereka. Entah aplikasi mobile atau perangkat lunak desktop – menjual perangkat lunak memberikan pendapatan yang menguntungkan.

Di dunia yang serba cepat ini, orang membutuhkan layanan tertentu sesegera mungkin. Dan ini dapat dicapai dengan perangkat lunak yang memenuhi kebutuhan mereka.

Contohnya adalah alat otomatisasi media sosial bernama Meet Edgar. Roeder Studios, si penciptanya, memulai sebagai konsultan marketing media sosial. Setelah beberapa tahun, perusahaan mulai menjual berbagai kursus. Bertahun-tahun kemudian, mereka meluncurkan Meet Edgar – sebuah pendekatan berupa perangkat lunak berbentuk layanan yang menarik tagihan pada pelanggannya secara bulanan hingga tahunan.

Hanya dalam 13 bulan, Roeder Studios dapat memperoleh 3.000 pengguna berbayar – yang menghasilkan lebih dari US $ 150.000 pendapatan bulanan.

Produk Berlisensi

Banyak pekerja kreatif menghasilkan produk tertentu dan menjual lisensi untuk itu. Ini memungkinkan mereka untuk memaksimalkan laba bahkan lebih dari memberi pelanggan akses eksklusif ke satu produk itu sendiri.

Jika kamu seorang fotografer pemula, menjual foto stok merupakan ide bisnis yang bagus. Musisi dan sound engineer dapat menjual lisensi untuk musik dan audio mereka. Desainer dapat menjual lisensi ke hampir semua yang mereka buat – baik itu ilustrasi atau tipografi.

Untuk industri kreatif, banyak kemungkinan tak terbatas.

Kartunis Mark Anderson – yang mengerjakan ilustrasi permintaan khusus sebagai layanan utamanya – telah menunjukkan keahliannya dengan menjual lisensi individu untuk karya seninya. Plus, Mark juga menjual layanan berlangganan yang memungkinkan pelanggan untuk menggunakan karyanya selama mereka berlangganan.

Menentukan Harga Barang dan Layanan Produktisasi

Menentukan harga layanan yang diproduktisasi mungkin bisa jadi rumit. Keputusan ini membutuhkan analisis yang cermat dan jujur – itu jika kamu tidak ingin memperoleh sedikit ROI atau malah tidak ada ROI.

Jika kamu masih merenungkan berapa harganya, pertimbangkan pertanyaan berikut ini:

  • Apa tingkat pengalamanmu? Apakah layak menaikkan biaya layananmu?
  • Apa yang akan dibayar oleh target pasar untuk layanan produktisasimu?
  • Berapa biaya yang dikenakan pesaing untuk layanan produktisasi mereka?
  • Apa yang membuat layananmu unik atau cukup unggul untuk menjamin harga yang lebih tinggi?

Ubah Ide Menjadi Kenyataan

Sekarang setelah kamu tahu bagaimana produktisasi menumbuhkan bisnis kreatifmu, pertanyaan selanjutnya adalah: di mana kamu mulai berjualan?

Temukan platform yang baik untuk meluncurkan produkmu. Untuk meningkatkan kredibilitasmu lebih jauh, dapatkan nama domainmu sendiri dan buat situs ecommerce. Pertimbangkan berbagai opsi dan tingkatkan bisnismu hari ini.