Memulai Toko Online

Mau Memulai Toko Online? Mulailah dengan 5 Tips Berikut Ini

Untuk pertama kalinya, penjualan ritel online AS melampaui 10 persen dari total penjualan ritel. Ini karena dampak COVID-19. Dengan adanya pandemi yang memaksa banyak perusahaan untuk tutup sementara waktu, orang jadi lebih terdorong untuk membeli secara online. Jika kamu ingin menjejakkan kaki di dunia eCommerce, inilah waktu yang tepat untuk memulai.

Ritel online hadir untuk tetap ada dan berkembang. Bagi pelanggan, ritel online memberikan harga, kenyamanan, dan berbagai pilihan yang lebih baik. Bisnis dapat memperluas jangkauan mereka, menargetkan audiens yang spesifik, dan menurunkan biaya overhead. Bagi kebanyakan pengusaha, memulai dan membangun bisnis eCommerce mungkin tampak menakutkan — tetapi sebenarnya tidak. Membangun toko online memerlukan pendekatan strategis dan mempelajari beberapa syarat sederhana.

Namun, sebelum kita masuk ke sana…

Bangun identitas online yang kuat untuk toko onlinemu

Apa yang benar-benar dibutuhkan brandmu adalah identitas ritel yang menyeluruh, dan salah satu touch point pertama adalah nama domainmu. Ini berfungsi sebagai identitas bisnismu secara online.

Kamu mungkin sudah tahu itu. Faktanya, sering terjadi bahwa kamu sudah memikirkan nama bisnis yang sangat keren tapi kemudian mengetahui bahwa nama domainnya sudah diambil orang lain. Jadi, kamu harus puas dengan nama yang lain, sesuatu yang tidak terlalu kamu sukai. Yah, kamu tidak sendirian.

Di sinilah ekstensi domain baru muncul. Memilih ekstensi domain unik dapat melakukan satu hal yang diupayakan oleh sebagian besar bisnis, yaitu membangun koneksi pelanggan.

Lalu bagaimana caranya?

Dengan memilih ekstensi domain .STORE yang lebih kontekstual dan relevan. Domain .STORE memberikan nama domain yang relevan dan kuat untuk penjual online, menghubungkan situs mereka dengan eCommerce dan ritel.

Setelah kamu mengamankan identitas onlinemu, mulailah menelaah lima tips berikut ini sebelum mendirikan toko online.

Rencana bisnis

Jika kamu ingin menjual produk secara online, kamu harus merencanakan semuanya.

Kamu bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang di mana posisi bisnismu dan siapa pesaingmu dengan melakukan riset pasar. Berikut adalah beberapa pertanyaan mendasar yang juga bisa membimbingmu:

● Bagaimana produkmu memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan?

● Apakah ada permintaan untuk produkmu di pasaran?

● Apa tren terbaru dalam industri ini?

● Siapa target audiensmu?

● Apakah ada bisnis lain yang menawarkan layanan / produk yang sama denganmu?

● Bagaimana kamu bersaing dengan mereka?

● Apa yang membuat bisnismu unik?

Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang di mana kamu berada di ceruk pasarmu dan bangun rencana untuk itu.

Memiliki toko online juga membantumu menghemat lebih banyak daripada toko fisik. Kamu tidak perlu khawatir menghabiskan biaya untuk sewa ruangan, peralatan kantor, dan tagihan-tagihan.

Setelah menyelesaikan riset pasarmu, mulailah dengan menuliskan tujuan, visi, dan misi bisnis eCommerce milikmu.

Membuat daftar produk

Sebelum kamu meluncurkan websitemu, kamu perlu membuat daftar produknya. Untuk melakukan ini, kamu memerlukan dua hal: deskripsi produk yang menarik dan foto serta video produk berkualitas tinggi.

Saat menulis deskripsi produkmu, hindari berbagi informasi umum yang tidak akan meningkatkan penjualan. Tulis manfaat produkmu dan cobalah untuk memasukkan kata-kata yang persuasif dan berpengaruh. Juga, pastikan itu memiliki jawaban untuk semua pertanyaan yang biasa diajukan: garansi, pengembalian, detail pengiriman, dll.

Kualitas fotomu juga harus sangat bagus. Kamu dapat menyewa fotografer profesional untuk mengambil gambar berkualitas dari produkmu. Dan jika kamu sudah memiliki keterampilan, kamu dapat melakukannya sendiri. Kamu juga dapat memposting explainer video, yaitu video yang menjelaskan tentang bagaimana produkmu memecahkan masalah tertentu yang mungkin dimiliki pelangganmu.

Target audiens

Saat berjualan online, pastikan kamu menemukan target audiens yang tepat. Kamu dapat menargetkan audiens idealmu dengan menciptakan buyer persona.

Buyer persona adalah representasi semi-fiksi dari pelanggan idealmu. Saat membuat buyer persona, pikirkan demografi, kebutuhan, minat, dan atribut lainnya.

Kamu juga dapat mempromosikan bisnismu melalui iklan media sosial dan memasang Facebook Pixel untuk mengumpulkan informasi pelanggan yang relevan.

Juga, lakukan riset tentang pesaingmu. Amati dan lihatlah bagaimana cara mereka berkomunikasi serta menarik audiens mereka.

Setelah kamu membangun basis pelanggan yang kuat, kirimkan survei yang dipersonalisasi untuk memahami apa yang disukai dan tidak disukai pelanggan tentang tokomu. Kamu dapat memberikan reward atas partisipasi mereka dengan mengirimkan kupon khusus.

Proses pengiriman

Pengiriman dan pengantaran produk berdampak signifikan pada pengalaman pengguna. Hindari membuat pelangganmu pusing dengan memberikan informasi dan proses yang benar dalam hal pengiriman dan pengantaran.

Untuk menghindari masalah pengiriman, kamu harus bermitra dengan penyedia pengiriman tepercaya. Kamu dapat meneliti dan mendaftar penyedia potensial yang menurutmu dapat diandalkan. Jika kamu yakin telah menemukan yang tepat, hubungi mereka.

Lakukan hal yang sama jika kamu ingin mengirimkan produkmu secara internasional. Ini juga akan memerlukan lebih banyak dokumen untukmu, karena produkmu harus melewati pabean.

Melindungi website dari peretas

Kamu harus menetapkan kebijakan privasi dan ketentuan layanan untuk memastikan toko onlinemu mematuhi berbagai peraturan perlindungan data. Jujur dan terbukalah tentang bagaimana kamu menangani data pelanggan dan berniat memprosesnya.

Jika kamu berencana untuk menargetkan audiens Eropa, kamu harus mematuhi GDPR. Semua perusahaan internasional, di mana pun mereka berada, harus mematuhi peraturan-peraturan ini agar mereka dapat menjual secara online kepada pelanggan yang berbasis di Uni Eropa. Demikian pula, toko onlinemu harus mematuhi pedoman perlindungan data dari negara lain.

Kesimpulan

Membangun dan memulai toko onlinemu sendiri mungkin sulit. Tetapi dengan perencanaan, penelitian, dan eksekusi yang tepat, kamu akan menjalankannya dalam waktu singkat.

Pastikan semuanya berjalan lancar karena apa pun itu, pengalaman pelanggan harus selalu mulus dan menyenangkan.

Skip to section

downloadable-content_close
Checklist memulai toko online

Checklist Situs E-commerce bagi Pemula

DOWNLOAD

Skip to section

BONUS CONTENT