Sitebeat Loader

Bicara dengan konsultan website kami

Harap berikan informasi detailmu dan tim Sitebeat akan menghubungimu!

Terima kasih

anggota tim Sitebeat akan segera menghubungimu atau hubungi kami sekarang melalui:

oleh Astri Suciati

25 November 2020

Panduan Marketing 5 mnt

5 Cara Menghasilkan Prospek MLM yang Solid

Ketika kamu menggeluti bidang Multi Level Marketing (MLM), secara konsisten tentu kamu akan mencari cara untuk menumbuhkan bisnismu. Salah satu aktivitas yang selalu dilakukan oleh para pelaku bisnis MLM adalah mencari atau menghasilkan prospek.

Banyak di antara mereka yang mengandalkan cara konvensional melalui berbagai aplikasi chat untuk menyebarkan informasi tentang bisnis mereka.

Ada pula yang memanfaatkan iklan di sejumlah media cetak maupun elektronik, namun tentunya ini membutuhkan banyak biaya bila dilakukan secara terus-menerus.

Untungnya, ada banyak cara untuk menemukan prospek MLM dengan lebih mudah dan murah, salah satunya dengan memanfaatkan internet.

Internet mempermudah orang-orang yang berkecimpung dalam MLM untuk menemukan prospek atau orang yang mungkin tertarik dengan produk, layanan, atau bisnis yang ditawarkan.

Alih-alih hanya menjangkau orang yang kamu kenal atau mendekati orang asing, kamu dapat membuat website, membuat daftar email, memanfaatkan media sosial, dan mengembangkan program referral untuk menghasilkan prospek yang solid yang pada akhirnya dapat berubah menjadi penjualan.

Sebelum kamu memasarkan bisnismu kepada prospek

Sebelum kamu mulai mencoba menghasilkan lebih banyak prospek, pastikan kamu tahu siapa yang ingin kamu jangkau dan di mana kamu mungkin dapat menemukan mereka, baik secara fisik atau virtual. Pertama, identifikasi kebutuhan atau keinginan yang dapat dipenuhi oleh produk atau layananmu.

Misalnya, bergabung dengan bisnis penjualan langsungmu dapat membantu seseorang memenuhi kebutuhan akan penghasilan lebih. Mungkin produk kebugaran yang kamu jual dapat membantu orang memenuhi keinginan mereka untuk tetap sehat.

Selanjutnya, kenali orang-orang yang paling mungkin memiliki kebutuhan atau keinginan itu, yaitu target audiensmu. Misalnya, orang yang membutuhkan lebih banyak penghasilan mungkin orang tua yang tinggal di rumah atau mahasiswa.

Orang yang ingin tetap sehat mungkin atlet, orang yang mengkhawatirkan masalah penuaan, atau yang menjalani gaya hidup sehat secara keseluruhan. Kemudian cari tahu di mana target pelangganmu dapat ditemukan, baik secara fisik maupun virtual.

Mahasiswa yang membutuhkan lebih banyak pendapatan dapat ditemukan di kampus atau di forum online atau website tentang belajar mengelola keuangan.

Atlet dan orang yang menjalani gaya hidup sehat dapat ditemukan di gym dan grup online atau website tentang lari, yoga, makan sehat, dan banyak lagi.

Tidak peduli teknik apa yang kamu gunakan untuk menghasilkan prospek MLM, strategi dan pesanmu harus selalu mengingat target audiensmu, kebutuhan, dan keinginan mereka, serta bagaimana kamu atau produk atau layananmu dapat membantu memenuhinya.

Mulai menghasilkan prospek MLM terbaik

Banyak perusahaan MLM merekomendasikan untuk memulai dengan daftar 100 orang yang kamu kenal.

Meskipun ini bukan cara yang buruk untuk memulai ketika mencari pelanggan dan membangun bisnis, teknik ini juga bisa menjadi bumerang dan akan sampai pada titik di mana kamu mengganggu teman dan keluarga.

Kamu lebih baik menghabiskan waktu untuk mencari orang yang tertarik dengan apa yang kamu miliki daripada mencoba meyakinkan temanmu untuk mendaftar padahal dia tidak mau.

Cara lainnya adalah dengan membeli prospek. Ini juga bukan pilihan terbaik karena bisa sangat mahal dan dapat menghasilkan prospek yang mungkin tidak benar-benar tertarik dengan produk atau bisnismu.

Ini juga bukan prospek yang bagus. Prospek terbaik akan selalu menjadi prospek yang kamu hasilkan sendiri, yaitu orang-orang yang telah menunjukkan minat pada apa yang kamu tawarkan.

Buat website

Pastikan untuk memeriksa kebijakan perusahaan tempatmu bekerja untuk melihat apa yang mereka izinkan terkait website. Banyak perusahaan MLM menawarkan websitemu sendiri atau halaman di website mereka, dan yang lainnya mengizinkanmu membuatnya sendiri.

Jika bisa, kamu harus membuat websitemu sendiri, karena kamu harus mencoba membedakan dirimu dari pesaing. Jika kamu tidak diperbolehkan membuat website langsung tentang bisnismu, buatlah website yang membahas topik yang berkaitan dengan bisnismu.

Misalnya, jika kamu menjual produk kesehatan dan kebugaran, mulailah membuat website atau blog kesehatan dan kebugaran. Kamu dapat menggunakan platform seperti Sitebeat untuk membuat situsmu sendiri, atau biarkan tim Sitebeat merancang dan membangun situs untukmu.

Sitebeat website design

Buat daftar email

Ada sistem untuk bekerja dengan prospek. Langkah pertama adalah membuat mereka sadar dan tertarik pada apa yang kamu miliki, dengan mengunjungi websitemu misalnya.

Langkah terbaik berikutnya adalah meminta prospekmu untuk mendaftar ke mailing list-mu. Kamu bisa membuat mereka mendaftar dengan menawarkan sesuatu secara gratis, seperti dokumen laporan atau sesuatu yang bermanfaat dari websitemu.

Misalnya, jika kamu menjual produk kesehatan, kamu mungkin bisa menawarkan panduan mengenai bahan makanan atau resep sehat.

Ini akan memungkinkanmu untuk berkomunikasi dengan prospekmu dan memberikan informasi berharga terkait bisnismu dan hal-hal umum lain yang ada di dalamnya, seperti penjualan khusus, acara, berita, dan penelitian. Pastikan kamu mengikuti hukum dan peraturan tentang email marketing.

Menulis artikel atau blog

Menulis adalah cara yang efektif untuk tampil di hadapan pasarmu melalui website orang lain, dan satu-satunya pengorbananmu adalah waktumu dalam menulis. Kunci untuk menulis artikel atau blog yang akan dimuat di situs lain adalah membuatnya bermanfaat dan informatif, tetapi bukan advertorial.

Sebagai pebisnis MLM, kamu memiliki dua jenis artikel dan pasar: Yang pertama terkait dengan produk atau layananmu.

Jika kamu menjual lilin, misalnya, tulis postingan untuk Hari Valentine tentang menciptakan romansa dengan lilin atau sesuatu tentang bagaimana lilin dapat meningkatkan suasana hati.

Opsi kedua terkait dengan penjualan langsung dan bisnis MLM. Misalnya, kamu dapat menulis artikel untuk dimuat di website gaya hidup dan bisnis tentang bagaimana karir MLM-mu mengubah hidupmu atau bagaimana menjadi sukses dalam melakukan penjualan langsung.

Ketahuilah bahwa sebagian besar platform tidak mau kamu secara langsung mempromosikan bisnismu di dalam artikel, tetapi mereka mungkin mengizinkanmu untuk menyertakan tautan ke websitemu di bio-mu.

Gunakan media sosial

Postingan yang meminta orang untuk bergabung dengan timmu atau sebagai downline-mu kemungkinan tidak akan membuahkan hasil. Tetapi jika kamu pintar, kamu dapat menggunakan media sosial untuk memunculkan minat orang pada bisnismu dan kemungkinan prospek.

Misalnya, jika kamu menjual produk penurun berat badan, kamu dapat mempromosikan foto sebelum dan sesudah di Pinterest atau Instagram. Jika kamu menjual makeup, kamu dapat memposting tutorial di YouTube yang dapat kamu bagikan di situs atau media sosial.

Kembangkan program referral

Sama seperti di bisnis lain, orang yang direferensikan oleh orang lain lebih mudah diprospek daripada yang tidak, karena mereka biasanya mendatangimu dengan minat untuk membeli.

Banyak orang yang kamu ajak bicara tidak akan tertarik untuk langsung membeli, tetapi mereka mungkin mengenal orang-orang yang tertarik untuk membeli.

Pelanggan yang senang mungkin ingin membagikan produk atau bisnismu. Kamu dapat mengembangkan program referral untuk memberi insentif kepada seseorang yang dapat merujuk orang lain kepadamu.

Misalnya, kamu dapat memberi mereka diskon 10 persen pada pembelian berikutnya untuk setiap pelanggan baru yang mereka referensikan.

Siap mendapatkan prospekmu?

Mendapatkan prospek hanyalah satu langkah dalam siklus penjualan. Selanjutnya, kamu perlu menentukan apakah mereka cocok dan memenuhi syarat, lalu melakukan promosi, dan akhirnya, menindaklanjuti.

Banyak pelaku bisnis MLM tidak menyukai proses penjualan, tetapi bukan berarti harus sulit atau menakutkan, terutama jika kamu memulai dengan prospek yang datang kepadamu secara khusus untuk mengetahui tentang apa yang kamu tawarkan.

Sitebeat website builder

Join Us

Dapatkan wawasan terbaru dan terkini seputar teknologi digital untuk membantu mengembangkan bisnismu.



Bonus Content