Panduan dropshipping di Asia Tenggara

Panduan Mudah Melakukan Dropshipping di Asia Tenggara

Kebanyakan orang mengira kalau bisnis online itu pasti perlu investasi dan komitmen yang besar kepada pemasok. Karena itu kita harus mencari cara untuk bisa menangani beberapa kewajiban sekaligus. Banyak faktor penting dalam setiap usaha bisnis, tetapi bagaimana kalau ada cara yang lebih mudah?

Bagaimana kalau ada orang yang menawari untuk menangani pesanan dan mengelola inventarismu sekaligus?

Manajemen sumber dan inventaris barangmu bisa dibuat sederhana berkat adanya dropshipping. Pelajari cara memulai bisnismu melalui model bisnis yang inovatif di bawah ini.

Dropshipping adalah jenis model bisnis ritel di mana kamu bisa bermitra dengan pihak ketiga. Bisa pedagang grosir atau pun produsen. Pihak ketiga akan membuat, menyimpan, mengemas, dan mengirimkan produk ke para pelangganmu. Dengan cara ini, kamu tidak perlu menangani inventaris sama sekali.

Sebanyak 22-33% dari pengusaha e-commerce sudah memakai dropshipping sebagai alat untuk memenuhi pesanan pelanggan. Sebagian besar memulainya di Amerika Serikat sebelum akhirnya perusahaan dropshipping muncul di Cina pada tahun 2006.

Dropshipping bukan cuma untuk bisnis kecil saja. Para pemain besar juga bisa merasakan keuntungan memakai model dropshipping untuk memperluas katalog produk mereka. Beberapa industri besar yang sudah memanfaat model ini misalnya Zappos, Amazon, dan AliExpress.

Untuk mengilustrasikan proses dropshipping, asumsikan saja ada pedagang – toko online bernama Toko Pakaian. Kamu bermitra dengan perusahaan manufaktur – Grosir Aksesoris – untuk melakukan dropship produkmu.

1. Pelanggan memesan di Toko Pakaian

John Doe membutuhkan sepasang sepatu baru. Dia memesan secara online di Toko Pakaian, lalu mendapat konfirmasi otomatis melalui email atau SMS.

Toko Pakaian juga menerima konfirmasi pesanan serta uang yang disetorkan ke rekening bank mereka.

2. Toko Pakaian meneruskan pesanan ke Grosir Aksesoris

Toko Pakaian meneruskan email konfirmasi pesanan ke Grosir Aksesoris dengan dua cara. Yang pertama dilakukan oleh sales representative. Yang kedua menggunakan modul impor XML yang tersinkronisasi dengan toko online mereka.

Grosir Aksesoris mengkonfirmasi apakah produk yang dipesan masih tersedia.

Toko Pakaian kemudian membayar biaya grosir, pengiriman, dan pemrosesan ke Grosir Aksesoris.

3. Grosir Aksesoris mengirim pesanan ke John Doe

Setelah proses pemesanan selesai, Grosir Aksesoris mengemas dan mengirimkan barang ke John Doe.

Barang dikirim oleh Grosir Aksesoris dengan menampilkan logo Toko Pakaian pada faktur dan kemasan.

Toko Pakaian mendapat untung dari selisih antara harga pembayaran John Doe dan total tagihan yang dibayarkan ke Aksesoris Grosir.

Walaupun produsen yang paling banyak bekerja, tapi pelanggan tidak melihat prosesnya. Pemasaran dan branding – misalnya promosi di media sosial dan pengembangan website – semuanya ada di tangan pedagang.

Apa yang Kamu Dapat dari Dropshipping

Bisnis start up sudah memakai dropshipping sebagai pintu gerbang ke dunia e-commerce. Apa sih manfaat yang bisa perusahaanmu dapat dari model bisnis ini?

Modal yang Lebih Kecil

Memulai bisnis dropshipping adalah cara yang paling terjangkau untuk mulai berjualan online. Kamu tidak memerlukan inventaris atau pengiriman, dan uang yang sudah kamu hasilkan dengan susah payah bisa digunakan untuk materi pemasaran dan biaya hosting lainnya.

Skalabilitas

Untuk setiap pendapatan yang kamu peroleh melalui metode bisnis tradisional, kamu harus bekerja tiga kali lebih keras untuk itu. Tidak mudah jika kamu memiliki sumber daya yang terbatas. Dengan dropshipping, kerja keras dilakukan oleh produsen. Jadi kamu bisa mengembangkan bisnismu tanpa harus dikejar beban kerja yang lebih banyak.

Lebih sedikit risiko

Dari luar, dropshipping terlihat seperti metode yang tidak dapat dipercaya dalam menjalankan bisnis, tetapi lain halnya kalau kamu tahu harus bermitra dengan siapa. Tujuan dropshipping adalah menggabungkan sebagian besar proses bisnismu menjadi satu. Ini membuat kamu punya lebih banyak waktu untuk fokus pada pemasaran produkmu, dan bukannya malah mengkhawatirkan masalah inventaris.

Fleksibilitas

Bisnis dropshipping dapat dikelola di mana saja, asalkan ada koneksi internet yang stabil. Buat kamu nomaden digital dan pengusaha rumahan, cara ini akan mendatangkan lebih banyak keuntungan.

Persediaan tidak terbatas

Industri dropship dibuat agar ada saluran stabil antara pengecer dan pemasok, sekaligus mencegah timbulnya masalah persediaan pada waktu bersamaan.

Kekurangan Dropshipping

Seperti model bisnis lainnya, dropshipping juga memiliki kesulitannya sendiri. Misalnya, adanya popularitas yang terus meningkat sehingga pedagang yang masih baru dan kurang berpengalaman perlu untuk terus up to date. Ada juga scammer yang ingin memanfaatkan para pemula.

Risiko lain misalnya kesalahan pengiriman, miskomunikasi, dan masalah inventaris. Margin laba juga sangat tipis ketika memakai dropshipping, jadi jangan berharap kamu bisa untung dalam waktu singkat.

Sebelum buru-buru ikut memakai metode dropshipping, sebaiknya kamu mempertimbangkan pilihan lain.

Pengusaha yang ingin merambah ke e-commerce dapat menggunakan dropshipping sebagai langkah awal. Walaupun dana yang diperlukan lebih sedikit, kamu juga harus menyiapkan sumber daya lain untuk memajukan bisnismu.

Berikut beberapa persiapan untuk mulai.

# 1: Siapkan website e-commerce

Di era berbasis teknologi sekarang ini, website e-commerce akan memudahkan pelanggan untuk membeli produkmu.

Pilihan pertamamu untuk memasang website adalah dengan menyewa perancang dan pengembang web. Tapi kalau kamu mau menekan biaya, pertimbangkan pilihan untuk menyewa pembuat website. Dengan template yang sudah jadi dan juga fungsi drag-and-drop, website dapat dengan mudah dibuat tanpa perlu keahlian coding.

Pastikan website e-commerce milikmu punya hal berikut.

• Navigasi yang mudah. Kalau kamu berjualan produk, pastikan untuk mengarahkan pembeli ke produk yang mereka cari. Jika pengunjung web merasa kesulitan untuk menavigasi situsmu, bisa berdampak pada menurunnya penjualan.

Logo merek. Logo perusahaan berfungsi sebagai identitas untuk toko-toko start up. Sebagai hal yang paling pertama dilihat, logomu harus relevan dan dapat menggambarkan merek atau industrimu.

• Deskripsi produk yang terperinci. Deskripsi yang jelas dan akurat memiliki efek besar pada keputusan pembeli untuk membeli produkmu atau tidak. Sediakan kolom FAQ atau komentar untuk membantu membangun kepercayaan pelangganmu.

Keranjang belanja. Situs e-commerce memang tidak harus memiliki keranjang belanja. Tapi akan lebih efisien kalau situsmu memilikinya. Keranjang belanja memudahkan pelanggan untuk menambah atau mengurangi pesanan. Dan bila kamu menawarkan kode promo, pelanggan bisa punya tempat untuk memasukkannya.

• Tautan media sosial. Sebanyak 52% dari pembelian online dan offline konsumen berasal dari media sosial. Karenanya kamu bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan dengan cara aktif di media sosial. Pastikan untuk menambahkan tombol media sosial di website supaya pelanggan tahu di mana harus menghubungimu.

# 2: Pilih produk untuk dropship

Memutuskan untuk berjualan produk mungkin terasa merepotkan, apalagi kalau kamu belum berpengalaman di industri e-commerce. Perhatikan kriteria dalam memilih produk terbaik untuk dropship di bawah ini :

Produk populer yang lebih mudah di-dropship

Produk yang sedang tren bisa jadi sangat mudah atau bahkan sangat sulit untuk dijual. Produk yang dicari banyak orang menjadi tantangan bagi pengusaha yang tidak punya keterampilan pemasaran. Persaingan yang ketat juga memaksamu untuk menurunkan harga, sehingga menghasilkan untung yang lebih sedikit.

Untuk memenangkan pasar, produk yang kamu jual harus unik. Kamu dapat mencapainya dengan cara menetapkan harga, pemilihan, ketersediaan, dan pemasaran.

Produk spesifik

Sebagai pemilik bisnis, kamu harus selalu mencari celah di pasar. Cari tahu apa yang dibutuhkan pasar dan bagaimana cara menarik konsumen.

Menjalankan toko dropshipping cocok untuk kamu pengusaha pemula. Kamu bisa menyeleksi target pelangganmu. Target yang lebih kecil lebih mudah dijangkau, dan membutuhkan biaya dan upaya pemasaran yang lebih sedikit.

Ada beberapa produk yang kurang populer, tapi memiliki potensi penjualan yang tinggi karena banyaknya permintaan konsumen di pasar tertentu. Berikut ini beberapa contohnya:

Makanan dan minuman sehat

Smart backpacks

Teh detox

Produk dengan bahan dasar minyak kelapa

Dropshipping ke pasar tertentu bukan berarti kamu tidak bisa berkembang ke pasar lainnya. Justru akan membuka peluang bagi pertumbuhan bisnismu. Ketika kamu sudah sukses di bisnis pasar tertentu, kamu bisa mulai menambahkan produk lain yang menurutmu dapat menarik pelangganmu saat ini.

Barang yang ringan dan mudah dikirim

Produk yang kecil dan ringan sangat ideal untuk toko online. Kamu tidak perlu khawatir mengenai biaya pengiriman yang mahal.

Risiko lain yang bisa kamu hindari adalah pengembalian barang. Barang yang besar dan berat sering kali rusak di perjalanan sehingga lebih sulit untuk dijual.

Masalah hukum

Perlu kamu ketahui bahwa banyak barang sehari-hari yang ternyata dilarang di negara-negara tertentu. Jadi sebelum menargetkan negara atau wilayah tertentu, pahamilah hukum setempat yang berlaku. Misalnya saja rokok elektronik yang terdengar seperti barang biasa yang umum dijual. Ternyata produk ini saat ini dilarang di beberapa negara seperti Thailand, UEA, Malaysia, dan Singapura.

Faktor hukum lain yang perlu diperhatikan adalah hukum kekayaan intelektual. Pelanggaran hak cipta dan pelanggaran hak kekayaan intelektual dapat berdampak pada denda yang besar. Jadi, penting bagimu untuk tahu batasan hukum dan kemungkinan kamu melanggar hukum.

# 3: Bermitra dengan pemasok terpercaya

Pemasok yang salah dapat menghancurkan seluruh rencana bisnismu dalam sekejap. Pastikan kamu meluangkan waktu untuk menimbang pilihan mitramu. Perhatikan akurasi dan kecepatan pemasok saat membalas pertanyaamu. Kalau tidak sesuai dengan standarmu maka jangan ragu untuk beralih ke mitra yang lain.

Pertimbangkan tips ini:

Jelajahi situs ulasan online. Cek Trustpilot, Yelp, Google My Business, Facebook Review, Glassdoor, dan situs ulasan online terpercaya lainnya untuk mendapatkan pendapat jujur mengenai pemasokmu.

Periksa lisensi bisnis. Pemerintah memberikan izin usaha untuk beroperasi. Ketika pemasok tidak memilikinya maka bisa jadi risiko besar kalau kamu terus bermitra dengan mereka.

Minta sampel. Mungkin kamu harus membayar biaya sampel, tapi akan setimpal dengan investasimu. Saat kamu memiliki salinan fisik dari produk yang kamu jual, periksa kualitasnya dan pastikan bahwa pelangganmu mendapatkan kualitas yang sesuai dengan yang mereka bayar.

Jangan puas dengan opsi termurah. Pemasok yang menawarkan barang dengan harga terendah mungkin terlihat seperti pilihan yang menarik. Tapi untuk sebagian besar kasus, kualitas berbanding lurus dengan harga. Jika kamu melihat satu pemasok menjual barang yang sama dengan harga yang jauh lebih rendah, bisa jadi kualitas produknya juga rendah.

Hati-hati dengan biaya berkelanjutan. Pemasok yang sah tidak akan pernah mengenakan biaya berkelanjutan hanya untuk bekerja dengan mereka.

# 4: Buat rencana akuisisi pelanggan

Membuat website dan memutuskan produk yang akan dijual barulah sebagian dari persiapanmu. Langkah selanjutnya adalah mulai menjual produkmu agar bisnismu bisa tetap bertahan.

Berita baiknya adalah, karena aspek dropshipping sudah diurus, kamu punya lebih banyak waktu dan energi untuk fokus pada pemasaran bisnismu.

Selain website yang berfungsi, logo yang dibuat dengan baik, dan grafik kreatif, ada beberapa cara untuk mendapatkan pelanggan.

Penargetan yang fleksibel di Facebook adalah salah satu alat pemasaran efektif yang bisa membantu kamu mempersempit pasar dengan mudah. Fitur ini bekerja dengan menskalakan profil di jejaring sosial melalui opsi “Target Penargetan Terperinci”. Misalnya kamu ingin mendapatkan leverage untuk bisnis pasokan hewan peliharaanmu. Kamu bisa lakukan dengan cara menargetkan pengguna yang minatnya adalah hewan peliharaan dan hewan.

Penargetan fleksibel adalah cara tercepat buat kamu menghasilkan penjualan dan pendapatan. Tapi dalam jangka panjang kamu juga harus bergerak ke arah strategi pemasaran yang lebih agresif, misalnya SEO dan pemasaran email.

# 5: Pilih gateway pembayaranmu

Asia Tenggara punya beragam gateway pembayaran yang memungkinkanmu menerima pembayaran. Perhatikan juga bahwa setiap layanan yang ditawarkan bervariasi, misalnya beberapa gateway pembayaran lebih fokus ke kebutuhan bisnis tertentu.

Kalau pasar bisnismu ada di Eropa, Amerika, dan seluruh dunia, PayPal adalah metode pembayaran terbaik untukmu. Pertimbangkan juga solusi pembayaran online lainnya, seperti MOLplay (Malaysia), Alipay (untuk Singapura dan Hong Kong), dan Dragonpay (Filipina).

Pastikan untuk mengkonfigurasi gateway pembayaran yang kamu pilih ke toko onlinemu.

# 6: Lacak pertumbuhan bisnismu

Sistem analitik adalah alat yang sangat kamu perlukan untuk mengakses informasi yang kamu butuhkan untuk meningkatkan bisnis.

Ada daftar panjang alat ukur keterlibatan pelanggan yang bisa dilacak oleh sistem analitik. Tapi lima yang paling penting untuk bisnis onlinemu adalah:

Biaya per akuisisi. Ini adalah total biaya iklan yang diperlukan untuk mengonversi seseorang dari pengunjung menjadi klien.

Tingkat konversi. Ini menunjukkan persentase pengunjung situs yang berganti dari sekadar berkunjung menjadi pembeli.

Funnel abandonment. Alat ukur yang paling umum dilacak dalam e-commerce ini bisa menghitung persentase pengguna yang tidak melanjutkan transaksi.

Nilai seumur hidup pelanggan. Ini adalah laba bersih yang diprediksi dikreditkan ke pelanggan yang sudah ada.

Nilai pesanan rata-rata. Ini melacak jumlah rata-rata yang dihabiskan per pesanan di website atau aplikasi handphone.

Tersedia berbagai alat untuk membantu kamu mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang hal-hal tersebut. Sejauh ini alat analisis web yang paling populer di kalangan pemasar adalah Google Analytics. Fiturnya yang luas memungkinkan kamu memantau perilaku di tempat pelanggan secara efisien.

Kesimpulan

Dropshipping adalah sektor yang bertumbuh dengan cepat di pasar online. Dropshipping menjadi cara paling mudah untuk mengakses inventaris tanpa harus menyimpan barangmu sendiri. Siapa pun yang punya komputer dan koneksi internet bisa mulai mencari untung dari usaha dropshipping – bahkan tanpa pengalaman teknis.

Skip to section

downloadable-content_close

Join Us

Dapatkan wawasan terbaru dan terkini seputar teknologi digital untuk membantu mengembangkan bisnismu

Skip to section

BONUS CONTENT