Cara membuat portofolio untuk pelajar

Membuat Portofolio Pelajar untuk Memikat Pencari Bakat (Plus 4 Contoh yang Kami Sukai Saat Ini)

Portofolio merupakan item wajib bagi para profesional untuk memamerkan karya terbaik mereka dan memikat klien atau pemberi kerja.

Bagaimana kalau kami bilang, itu juga penting bagi pelajar?

Walau masih meniti jalan masuk angkatan kerja, tak ada salahnya menyiapkan portofolio. Portofolio pelajarmu merupakan kompilasi hasil akademik terbaik, selain proyek lainnya.

Mengapa memiliki portofolio itu penting? Portofolio memudahkanmu mencatat performa serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan sebagai pelajar. Ini juga memberi kesempatan melihat seberapa jauh karyamu telah berkembang.

Lalu, apa kamu tidak mau membuat pencari kerja terkesan dan mendapatkan tawaran kerja sebelum kamu lulus?

Jadi, ayo mulai! Inilah segala yang kamu perlu tahu untuk menyusun portofolio pelajar sempurna.

Apa yang Harus Ditambahkan pada Portofolio Pelajar

Ajak pencari bakat mengenalmu. Tulis sebuah paragraf singkat, termasuk nama (tentu saja), jurusan, dan sekolahmu. Tambahkan keterampilan dan bidang keahlianmu juga.

Kalau kamu punya salinan resume, tambahkan tombol yang menghubungkannya dengan versi PDF atau buat resume itu di dalam websitemu.

Agar portofoliomu lebih berkarakter, masukkan daftar hobi. Hal ini memberi sentuhan pribadi dan membuat pencari bakat mengenalmu di luar karyamu.

Terakhir, tambahkan cita-cita dan tujuan. Cantumkan ini pada bagian aspirasi karirmu di masa depan. Ini akan memberi nilai lebih bagi perusahaan yang memiliki aspirasi serupa.

Karyamu merupakan bintang dari situs portofolimu. Tanpa itu, kamu tak punya portofolio sama sekali.

Namun mungkin berpikir, kamu masih pelajar dengan pengalaman yang tidak signifikan. Lalu, karya macam apa yang bisa ditambahkan di portofoliomu?

Kerja lepas atau paruh waktu

Kalau sebelumnya atau saat ini, kamu punya pengalaman sebagai staf paruh waktu atau pekerja lepas (freelancer), masukkan itu ke portofoliomu.

Pekerjaan paruh waktu dan lepas dianggap sebagai pengalaman profesional. Jadi, apakah kamu menjadi seksi sibuk atau relawan desainer grafis untuk kelompok amal lokal, anggap saja itu sudah membuat para pencari bakat itu terkesan.

Tugas sekolah

Belum ada pengalaman bekerja paruh waktu? Jangan khawatir. Proyek sekolahmu bisa ditambahkan juga sebagai portofolio. Lihat lagi tugas sekolahmu dan kurasi mana saja yang terbaik sebagai portofoliomu.

Kalau kamu ikut aktivitas tambahan/ekstrakurikuler yang berkaitan dengan bidang keahlian itu, tambahkan juga. Selain bisa menjadi gambaran keterampilanmu, karya ekstrakurikuler juga menunjukkan apa yang membuatmu tertarik di luar lingkup sekolah.

Proyek passion

Portofolio pelajarmu tidak cuma terbatas pada karya yang berkaitan dengan sekolah—masukkan juga proyek pribadi yang kamu banggakan.

Hal ini akan membuat pencari bakat tahu apa yang menjadi kecintaanmu. Pada akhirnya, kamu mungkin menarik minat pemberi kerja dengan kecintaan sama.

Testimoni dari guru dan mentor

Umpan balik dari kakak kelasmu bagus untuk membangun kredibilitas. Mereka meyakinkan para pencari bakat untuk mempekerjakanmu begitu lulus. Minta gurumu membuat rekomendasi dan sertakan itu ke dalam situs portofolio.

Begitu para pencari bakat ini tertarik, mereka ingin menghubungimu untuk informasi lebih lanjut, (dan bahkan membuat jadwal untuk wawancara denganmu).

Tambahkan alamat email dan beri tautan ke akun media sosialmu. Beri kemudahan untuk para pencari bakat dengan menambahkan form pesan pada situs portofoliomu, agar mereka bisa langsung menghubungi.

Bagaimana menyempurnakan portofolio pelajarmu

Buat situs portofoliomu mudah disusuri dengan menyusun konten-kontennya sesuai kategori. Gunakan tab navigasi yang mengarah ke laman cerita diri, daftar karya, dan informasi kontakmu. Kamu juga bisa mengelompokkan karyamu, kalau mau.

Yang penting, para pencari bakat ini bisa menemukan yang mereka cari dengan nyaman.

Jangan ragu menambahkan sedikit bakat terpendammu ke dalam portofolio. Biarkan kepribadianmu bersinar di sepanjang teks situs, tata letak, warna, dan banyak elemen lainnya. Agar tampil lebih profesional, buat panduan gaya yang bisa menjadi acuanmu dalam mendesain.

Hal ini membuat para pencari bakat memahami brand pribadimu. Pada akhirnya, mereka tidak hanya mempekerjakan orang berdasarkan keterampilan semata, tetapi juga apakah kandidat itu bisa melebur ke dalam budaya tim mereka.

Sekarang bukan waktunya menutupi kemampuanmu. Kamu ingin mendapat tawaran kerja terbaik—jadi kamu juga harus menunjukkan yang terbaik!

Pada setiap karyamu, cantumkan masing-masing peran yang kamu lakukan dan jangan merendah. Jangan takut untuk menunjukkan ulasan cemerlang apa pun dari guru dan mentormu. Paling penting, pastikan kamu menambahkan keterampilanmu yang paling relevan dan terbaik.

Sitebeat website builder

Bagian blog pada situs portofoliomu bukanlah yang utama, tetapi itu akan membuat reputasimu selaku pencari kerja melejit.

Blog memberimu kesempatan untuk memamerkan pengetahuan tentang bidang yang kamu pilih. Pada saat bersamaan, itu juga membuatmu berlatih keterampilan berkomunikasi. Setidaknya, pemberi kerja berharap kamu mampu berkomunikasi secara efektif.

Saat menyusun portofolio, kamu hanya perlu memasukkan karya terbaikmu, juga informasi yang relevan. Mencantumkan semua karyamu tidak cuma akan membuat para pencari bakat kewalahan—itu juga membuat mereka berpikir kamu tak tahu cara menilai karyamu sendiri.

Pilih saja karya-karya terbaik yang mewakili keterampilanmu. Kamu ingin membuat klien potensial terkesan, bahkan hanya dengan melihat karyamu sekilas.

Portofolio Contoh

Sebagai sedikit inspirasi untukmu, kami memilih aneka portofolio pelajar untuk referensimu.

Raoul Gaillard

Sebagai pengembang dan desainer web, kamu pasti mau para pencari bakat melihat seperti apa kemampuanmu dari tampilan dan rasa situs portofoliomu sendiri.

Raoul Gaillard berhasil melakukannya dengan brilian. Situs portofolionya menampilkan penggunaan ruang putih nan cerdas, pilihan warna dan elemen yang menyenangkan, serta transisi kreatif. Dia memadu padankan itu semua dengan informasi ringkas mengenai karyanya, termasuk cerita proyek, gambar, dan bahkan pelajaran yang dia tarik dari masing-masing proyek tersebut.

Studio Ben

Benjamin Hunt merupakan desainer industrial, dengan portofolio yang memamerkan karya-karya paling mengesankan, lengkap dengan informasi pada setiap karyanya. Tampilan visualnya tak hanya terdiri dari foto produk, tetapi juga video saat dia menyelesaikannya. Ini memberikan para penonton tayangan belakang-layar tentang bagaimana dia bekerja.

Satu hal lain yang bisa dicatat dari situs portofolio Hunt adalah adanya blog, di mana dia mendokumentasikan apa yang sedang dikerjakan saat itu.

Gemma Mahoney

Tak ada yang lebih sederhana dari situs portofolio Gemma Mahoney—grid polos yang mencantumkan karya desain grafis, dengan tab yang terhubung pada ringkasan mengenai dirinya. Namun, itulah intinya. Dengan tata letak sederhana, karyanya menjadi bagian utama dari website tersebut.

Jenis arahan berikut paling ampuh untuk para pelajar yang karyanya menitikberatkan pada sisi visual, misalnya desain grafis, videografi, dan fotografi.

Hieu Tran

Hal terbaik mengenai portofolio desain Hieu Tran adalah kepribadiannya yang terpancar pada setiap pikselnya. Dia menyapa para pengunjung dengan nada akrab, menulis teks website dengan gaya flamboyan, dan langsung memikat audiensnya. Dia memadukan itu dengan tata letak profesional yang bersih dan banyaknya jumlah karya desainnya.

Strategi ini membuatnya menonjol di antara sesama desainer. Dengan karya dan karakter yang terpancar pada portofolionya, para pencari bakat tak hanya melihat Hieu Tran sebagai desainer dengan keterampilan hebat, tetapi juga rekan kerja yang asyik diajak bekerja sama.

Kesimpulan

Lewat panduan ini, sekarang kamu selangkah lebih maju untuk menyusun portofolio pelajar yang bisa dibanggakan dan membuat pemberi kerja potensial terkesan—bahkan sebelum kamu memulai karirmu. Semoga kamu beruntung!

Sitebeat web design

downloadable-content_close

Checklist Website Portofolio untuk Pekerja Kreatif

DOWNLOAD

BONUS CONTENT

</