Sitebeat Loader

Negara dan Bahasa

Indonesia
Menu

by Jillian Q

April 10, 2019

Berita & Tren Baca 5 mnt

Kenali Pasaran Seluler di Asia Tenggara: Bagaimana Bisnismu Bisa Mengikuti Trennya

 Bicara tentang perdagangan ponsel, Asia Tenggara pastinya juga termasuk di dalamnya.

Wilayah ini adalah pusat ekonomi paling inovatif di dunia - termasuk Singapura, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Perdagangan ponsel adalah penggerak industri digital di Asia Tenggara. Tumbuhnya jumlah pengguna ponsel memberikan fondasi dasar bagi industri layanan kendaraan, online shopping, dan mobile game untuk berkembang.

Ketahui lebih jauh revolusi ponsel di Asia Tenggara melalui analisis berbagai faktor yang mendorong pertumbuhannya. Ada beberapa tips agar bisnismu dapat beradaptasi dengan konsumen menggunakan platform mobile-first di bawah ini.

3 Alasan Asia Tenggara Memimpin Persaingan Perdagangan Ponsel Global

Teknologi smartphone yang terjangkau

Merek-merek yang bermunculan seperti Xiaomi, Vivo, dan Oppo akan berhadapan langsung dengan raksasa industri Apple dan Samsung. Jadi keunggulan apa yang dimiliki merek-merek ini di antara pasar smartphone yang sudah ramai? Pertama-tama, model mereka memiliki spesifikasi canggih dengan harga yang relatif rendah.

Sampai saat ini, smartphone yang terjangkau - terutama yang diproduksi di China – biasanya dianggap memiliki kualitas rendah. Tapi persepsi ini perlahan berubah. Sekarang tidak jarang kita menemukan smartphone dengan kinerja tinggi tapi mungkin harganya cuma seperempat dari harga yang ditawarkan Apple.

Mungkin memang tidak setara dalam aspek spesifikasi, tapi smartphone tersebut memungkinkan pengguna untuk menjelajahi internet, mengirim dan menerima pesan instan, dan melakukan berbagai pekerjaan.

Analisis sderhananya adalah:

Teknologi smartphone yang terjangkau = Peningkatan penggunaan internet seluler

Masyarakat kelas menengah diharapkan memiliki lebih banyak akses ke smartphone yang terjangkau di waktu mendatang. Pastinya ini kabar baik buat para start up yang ingin menargetkan segmen pasar menengah ke bawah.

Adopsi yang lebih baik dari teknologi pembayaran seluler

Uang tunai tetap paling banyak dipakai di Asia Tenggara. Tapi secara perlahan wilayah ini mulai menggunakan cara pembayarannya lain, yaitu sistem pembayaran seluler - misalnya GrabPay, Go-Pay, dan WeChat Pay sebagai pemimpin.

Pembayaran seluler memiliki beberapa kelebihan bagi konsumen dan pengecer, yaitu :

Untuk konsumen:

  • Kenyamanan. Sebagai ganti kartu kredit atau uang tunai, pembayaran seluler memungkinkan konsumen bertransaksi melalui smartphone.
  • Keamanan yang lebih baik. Di saat penipuan dan cybercrime merajalela, konsumen tidak perlu lagi menyerahkan informasi krusial saat berbelanja online.
  • Program hadiah. Konsumen mendapatkan manfaat dari mengumpulkan poin hadiah tanpa perlu kartu kredit.

Untuk pengecer:

  • Biaya perawatan rendah. Tanpa credit card terminal, pedagang dapat menghemat biaya bank bulanan.
  • Mendorong keterlibatan pelanggan. Dengan mempermudah proses pembayaran, kamu meningkatkan konversi dan mengubah pelanggan menjadi brand advocates.
  • Akses ke tren belanja pelanggan. Sistem pembayaran seluler dapat mengumpulkan data pelanggan - termasuk berapa banyak yang mereka belanjakan dan seberapa sering mereka berbelanja di bisnismu. Kamu jadi bisa menyusun rencana pemasaran berdasarkan perilaku belanja mereka.

Dari sisi penjualan, pembayaran seluler meningkatkan keterlibatan pelanggan, tingkat konversi, dan pelanggan setia. Jadi kamu serba untung.

Sebenarnya pertanyannya bukanlah apakah perusahaan di seluruh Asia Tenggara sudah siap untuk mengadopsi pembayaran mobile, tetapi kapan.

Munculnya augmented reality

Augmented reality (AR) tersebar di mana-mana. Aplikasi populer seperti Snapchat, Google Translate, dan Pokémon Go sudah membuka jalan untuk teknologi AR, menciptakan pasar baru yang bisa dimanfaatkan oleh merek.

AR memperluas pandangan para pengguna tentang dunia nyata melalui input yang dihasilkan komputer, seperti suara, grafik, dan video.

Walaupun augmented reality populer karena Pokémon Go dan game seluler lainnya tapi sebenarnya augmented reality tidak eksklusif untuk bermain game saja. Di Asia Tenggara, banyak perusahaan telah memasukkan augmented reality e-Commerce sebagai cara meningkatkan pengalaman berbelanja, yang kemudian menghasilkan penjualan dalam prosesnya.

Contoh kasus: ZipMatch (Filipina)

Platform online real estate ZipMatch menerapkan teknologi VR dalam skala besar. Perusahaan yang berbasis di Filipina ini memungkinkan para broker untuk memamerkan properti kepada calon pembeli melalui layanan virtual reality 360.

Pengalaman yang menyenangkan ini tentunya lebih berkesan daripada sekadar melihat dari  brosur biasa. Para pembeli dan broker  juga bisa berjualan tanpa harus menembus jalanan Manila yang terkenal akan kemacetannya.

Cara Memenangkan Pasar Sentral Seluler Asia Tenggara

Ketika revolusi seluler terus meningkat di Asia Tenggara, ini menjadi beban bagi perusahaan untuk mulai mengembangkan strategi seluler yang solid.

Satu hal yang perlu diingat bisnis adalah walaupun penggunaan seluler tinggi, desktop belum sepenuhnya ditinggalkan. Nyatanya desktop menyumbang 28% dari transaksi online di seluruh Asia Pasifik - 10% lebih tinggi dari akumulasi penjualan oleh website seluler.

Secara keseluruhan, pembeli browsing di ponsel dan menyelesaikan transaksi mereka di desktop. Ini memperkuat anggapan bahwa memiliki banyak saluran bukan lagi prioritas. Bisnis harus fokus menghubungkan saluran-saluran ini (desktop, seluler, toko offline, dan sebagainya) untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang mulus dan konsisten.

Temukan tiga langkah penting untuk mengerti pola pikir mobile-first Asia Tenggara di bawah ini.

Memahami peran ponsel dalam pemasaran omnichannel

Konsumen Asia Tenggara memiliki perilaku berbelanja yang sangat beragam. Mereka terhubung dengan merek di setiap saluran yang memungkinkan - dari aplikasi seluler hingga toko offline dan contact centre.

Dengan adanya banyak saluran, penting bagi bisnismu untuk mengadopsi pendekatan omnichannel. Pendekatan omnichannel memberi pelanggan pengalaman berbelanja yang terintegrasi. Ini menjadi tantangan baru bagi merek untuk menutup celah antara toko, desktop, dan seluler.

Seluler adalah contoh nyata perangkat omnichannel yang menyatukan berbagai saluran ini. Konsumen membawa ponsel mereka ke mana pun mereka pergi. Mereka mengenal sebuah merek dengan browsing di ponsel mereka. Seluler juga menyediakan fasilitas proses pembelian yang memungkinkan pelanggan membandingkan harga secara online sebelum pergi ke toko.

Investasi dengan situs web dan aplikasi seluler

Kamu mungkin bertanya-tanya: Harus berinvestasi dengan aplikasi seluler atau website seluler?

Mari kita lihat persamaannya. Keduanya diakses melalui perangkat seluler seperti ponsel atau tablet.

Situs seluler dirancang untuk responsif dan menyesuaikan dengan berbagai ukuran layar.

Aplikasi seluler, di sisi lain, dikembangkan untuk platform tertentu seperti iOS atau Android. Aplikasi terpisah dari websitemu, dan menyediakan ekstensi untuk merekmu. Lebih rumit dan mahal untuk dijalankan.

Sekarang, kembali ke pertanyaan awal - haruskah kamu berinvestasi dengan aplikasi seluler atau situs seluler?

Keputusanmu ditentukan oleh kebutuhan bisnis spesifikmu. Kalau kamu adalah start up yang ingin memberikan konten yang dioptimalkan ke khalayak yang lebih luas, maka website seluler adalah tempat yang tepat untuk memulai.

Tapi kalau kamu ingin membuat pengalaman online yang lebih mendalam, maka aplikasi seluler bisa jadi investasimu.

Lacak, ukur, dan analisis statistik selulermu

Supaya strategi selulermu sukses, kamu perlu mengukur dengan alat ukur yang tepat. Apa cara yang lebih baik untuk mengevaluasi kinerja selulermu selain analitik? Berikut adalah alat ukur pengguna utama/informasi pengguna yang perlu menjadi fokus utamamu:

  • Jumlah pengunjung
  • Demografi (meliputi usia, jenis kelamin, kategori afinitas, dan kategori in-market, dll)
  • Jumlah pengguna baru dan yang kembali
  • Jumlah download, instalasi, dan penghapusan instalasi aplikasi
  • Pengguna aktif harian/mingguan/bulanan
  • Interval sesi
  • Lokasi pengguna
  • Jenis perangkat dan sistem operasi
  • Click through rates (untuk kampanye pemasaran seluler)
  • Saham sosial

Memakai alat ukur yang tepat membantu merekmu untuk mendapatkan dan mempertahankan pelanggan yang ada. Gunakan data ini sebagai dasar untuk meningkatkan produk/layananmu, desain UX, dan kampanye.

Sudah siap mengambil pasar seluler Asia Tenggara?

Memperluas bisnis tidaklah mudah – apalagi kalau kamu menargetkan pasar yang beragam seperti Asia Tenggara. Ada tantangan geografis, bahasa, dan budaya. Usaha kecil dan menengah berfokus pada penciptaan platform mobile-first untuk mengatasi tantangan ini. Bisnismu dapat melakukan hal yang sama untuk mendukung perubahan kebutuhan pelanggan.

Langsung ke bagian

Teknologi smartphone yang terjangkau
Adopsi yang lebih baik dari teknologi pembayaran seluler
Munculnya augmented reality
Memahami peran ponsel dalam pemasaran omnichannel
Investasi dengan situs web dan aplikasi seluler
Lacak, ukur, dan analisis statistik selulermu