Bagaimana Restoran dan Kafe Dapat Bangkit Kembali Setelah COVID-19

Bagaimana Restoran dan Kafe Dapat Bangkit Kembali Setelah COVID-19

Bisnis di industri makanan dan minuman (Food and Beverage – F&B) adalah yang paling terkena dampak di tengah pandemi COVID-19. Dengan orang-orang mengikuti kebijakan tinggal di rumah untuk memutus rantai penyebaran, restoran dan kafe tidak punya pilihan selain menutup gerainya.

Tetapi sementara dunia sedang mengusahakan solusi dalam perang melawan virus, beberapa bisnis – termasuk restoran dan kafe – telah mulai mempersiapkan strategi di luar pandemi.

Ambil inspirasi dari ide-ide berikut ini dan pelajari bagaimana restoranmu dapat bangkit kembali.

Strategi Kelangsungan Bisnis untuk Industri F&B Usai COVID-19

Layanan pengiriman atau penjemputan

Jika pelangganmu tidak bisa datang ke tokomu sekarang, mengapa tidak membawa produkmu kepada mereka?

Itulah yang dilakukan oleh Lawless Burgerbar untuk bisnis mereka.

Berlokasi di bagian selatan dan pusat Jakarta, Lawless Burgerbar saat ini menawarkan layanan drop-shipping bagi mereka yang berada di Jabodetabek yang mendambakan burger adiktif khas Lawless.

“Yang harus kamu lakukan adalah memberitahu kami di mana kamu tinggal dan setiap minggu, kami akan memilih daerah dengan suara terbanyak dan mengatur titik pengambilan di sana. Kamu bisa mengambil makanan sendiri atau menggunakan layanan kurir online,” begitu kata pos Instagram-nya.

Dengan strategi ini, mereka dapat memaksimalkan waktu mereka, menghemat lebih banyak, dan memperoleh pendapatan yang sangat dibutuhkan.

Pertimbangkan apa yang perlu diubah di menu restoranmu

Cara lain untuk membantu restoranmu bangkit kembali adalah dengan membuat perubahan pada menu.

Ini mungkin tidak mudah, tetapi perlu. Seperti halnya restoran lain, kamu mungkin mengandalkan pengiriman dan pesanan takeaway. Tapi pertama-tama, kamu harus mempertimbangkan kembali apa yang ada di dalam menu andalanmu. Menetapkan syarat pengiriman dengan minimum pembelian sebesar harga biasanya, bisa jadi tidak akan berhasil dalam model bisnis baru ini.

Kamu harus mengubah menu dan mengurangi harganya untuk lebih menjangkau pelangganmu. Untuk itu, kamu bisa mengganti potongan bahan premium dengan yang lebih murah.

Membuat penyesuaian semacam ini tentu tidak mudah. Tetapi dengan situasi kita sekarang, itu yang paling masuk akal.

Kirim pesanan dan kendalikan sendiri prosesnya

Alih-alih menggunakan layanan pengiriman untuk menangani pesananmu, buat website ecommerce sendiri agar orang bisa memesan langsung darimu.

Layanan pengiriman biasanya memakan biaya komisi yang besar. Ini berbeda ketika kamu memiliki websitemu sendiri.

Kamu tidak hanya akan menghemat cukup biaya untuk mempekerjakan tenaga pengirimanmu sendiri, tetapi kamu juga memiliki kontrol lebih besar dengan proses pengirimanmu.

Selama restoranmu memberikan instruksi yang jelas tentang opsi pengiriman dan takeaway, bisnismu akan tetap berkembang.

Kelas memasak

Selain menyajikan makanan, restoranmu juga dapat menyelenggarakan kelas memasak online. Ini akan membantumu memperoleh pendapatan dan tetap terhubung dengan pelangganmu.

Dengan kelas online, kamu dapat memutuskan konten videomu, jadwal posting, dan harga. Misalnya, salah satu kokimu dapat mengajar dan menunjukkan kepada pelangganmu cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak berbau.

Kamu bahkan dapat memilih untuk memperluas kelas onlinemu dengan menambahkan kelas baking dan bartending!

Rencanakan event mendatang

Meskipun tidak ada waktu spesifik kapan krisis ini akan berakhir, kamu masih bisa memberi pelangganmu sesuatu untuk dinanti-nantikan.

Beritahu pelangganmu bahwa kamu akan menerima pemesanan untuk suatu event paling awal satu tahun sebelumnya, itu bisa berupa perayaan acara keagamaan, pertemuan penting, atau bahkan ulang tahun.

Mendorong pelanggan untuk mengadakan acara dalam satu tahun ke depan dapat menghasilkan lebih banyak pemesanan dan memperkuat kesadaran brand-mu di lingkungan komunitas.

Terlibat dengan komunitas

Jika ada satu hal positif yang dibawa oleh pandemi ini, itu adalah dukungan.

Restoranmu dapat mempererat hubungan dengan para pelanggan dengan cara menjadikan mereka sebagai para pendukung, influencer, dan kontributor.

Jika restoranmu sudah memiliki komunitas, maka mereka akan membantumu mendapatkan lebih banyak pesanan. Atau rangkul dan libatkan pula kelompok komunitas lokal dengan basis dan pengaruh yang cukup kuat untuk membantumu menyebarkan popularitas restoranmu dengan membagikan postingan tentang menu, promosi dan update lainnya dari restoranmu.

Tetap kreatif

Kita tidak tahu pasti kapan kita akan mengalami lagi masa-masa restoran, toko, atau kafe yang penuh sesak. Tetapi meskipun COVID-19 memberi banyak ketidakpastian, itu juga mendorong kita untuk menjadi kreatif.

Kreativitas itu memungkinkan orang-orang di industri F&B bertahan dalam krisis ini. Terapkan kisah sukses dari beberapa restoran yang kamu jumpai ke restoranmu sendiri, atau lebih baik lagi – buat idemu sendiri.

Salah satu kisah yang patut disimak adalah FIT Gourmet, restoran dan katering penyedia layanan makanan sehat yang strategi mempertahankan bisnisnya bisa kamu saksikan di webinar Sitebeat.

Jika sulit memikirkan suatu ide sekarang, luangkan waktumu di lain hari. Lagipula, kreativitas menurut Mary Lou Cook adalah “… menciptakan, bereksperimen, tumbuh, mengambil risiko, melanggar aturan, membuat kesalahan, dan bersenang-senang.” Jadi, gunakan waktumu untuk benar-benar menjalani prosesnya.

downloadable-content_close

Join Us

Dapatkan wawasan terbaru dan terkini seputar teknologi digital untuk membantu mengembangkan bisnismu

BONUS CONTENT