4 Workplace Options for Running Your Small Business

4 Pilihan Tempat Kerja untuk Kantor Bisnis Kecilmu

Pekerja sampingan yang baru dijalani memiliki banyak opsi tempat kerja. Karena tidak terikat jam kantoran, kamu bebas memilih tempat kerja yang sesuai dengan kebiasaan dan preferensimu.

Terlepas dari banyaknya pilihan, memilih lokasi terbaik tetap penting untuk produktivitas. Tiap pilihan punya kelebihan dan kekurangannya sendiri dan perlu kamu pertimbangkan menurut kebutuhan bisnismu.

Salah satunya, lokasi yang tepat menentukan produktivitasmu. Lokasi bebas distraksi membuatmu fokus mengurusi masalah bisnis dan menginspirasimu sehingga muncullah ide-ide bisnis baru. Lokasi kerja pilihanmu juga harus berbiaya efektif. Kalau lokasinya mampu membuatmu bekerja dengan biaya minimal, kelebihan uangmu bisa digunakan untuk sumber daya penting lainnya bagi bisnismu.

Berikut beberapa pilihan tempat kerja hebat untuk bisnis kecilmu yang sedang tumbuh.

Pilihan Tempat Kerja bagi Pengusaha dan Pekerja Lepas

Saat membangun bisnismu sendiri dari nol, tidak serta-merta kamu harus melongok ke luar rumah.

Sejumlah perusahan bernilai jutaan dolar memulai dari garasi pendirinya. Steve Jobs meluncurkan Apple dari garasi orang tua adopsinya. Jeff Bezos mengembangkan website—yang nantinya berubah menjadi Amazon—dari garasinya juga.

Memiliki rumah kantor cocok bagi wirausahawan yang tak punya anggaran untuk menyewa ruang kantornya sendiri. Bekerja dari rumah juga membebaskanmu dari repotnya pulang pergi ke kantor. Lalu, tanpa rekan kerja yang mengganggu, kamu bisa fokus pada tugas dan menjadi produktif.

Namun, kamu harus menimbang kelebihan itu dibandingkan kekurangannya.

Bekerja dari rumah mengundang banyak distraksi, seperti melakukan urusan rumah, bermalas-malasan menonton TV, atau tidur di sofa. Menarik batasan antara rumah dan kerja pun sulit karena semua terjadi pada satu ruang. Menjauh dari kontak sesama manusia juga menciptakan rasa keterkucilan.

Kalau ingin membuat rutinitas rumah kantormu lebih bersemangat, mungkin kamu perlu ke kedai kopi.

Suara para pengunjung yang mengobrol dan kuatnya aroma seduhan kopi mungkin perubahan ritme yang kamu butuhkan dan membantumu lebih produktif.

Namun, ingatlah bahwa ada beberapa hal dasar yang membuat orang betah nongkrong di kedai kopi. Untuk mencegah ini, mereka menerapkan aturan yang mengharuskan para pelanggan membeli sesuatu setelah satu atau dua jam atau membatasi penggunaan internet. Kau juga harus memikirkan masalah logistik serta risiko bekerja di tempat umum.

Bagi pemilik bisnis yang ingin memperluas jaringan sosialnya, co-working space merupakan pilihan yang bisa diambil.

Karena bisa bertemu wirausahawan atau pekerja lepas lainnya, kamu mungkin akan menjumpai investor, rekanan, atau kontraktor selanjutnya saat ada di co-working space. Lalu, berbagi ruang dengan orang lain akan mendorong interaksi antar manusia yang mungkin tak ada saat bekerja dari rumah.

Coworking space biasanya menawarkan kemudahan seperti WiFi, printer, peralatan kantor, kopi, dan semacamnya. Fasilitas ini biasanya berbayar per jam, hari, atau bulan. Kebanyakan gedungnya juga memiliki ruang rapat yang bisa digunakan untuk presentasi atau mendiskusikan ide-ide bisnismu.

Terlepas dari itu, ada beberapa co-working space yang mengadakan acara komunitas bagi klien-klien besarnya, seperti sesi pelatihan dan acara sosial.

Namun, co-working space bukan untuk semua orang.

Perusahaan rintisan yang lekat dengan rahasia dagang dan informasi klien rahasia mungkin tak menganggap co-working space ideal. Walau lebih terjangkau dari menyewa ruang kantor, co-working space juga lebih mahal dari rumah atau kedai kopi. Kamu pun harus mempertimbangkan jam buka dan lokasinya.

Pilihan lain bagi pemilik bisnis kecil adalah menyewa ruang di suite kantor berperabotan lengkap.

Ada penyedia ruang kantor yang melayani individual, bisnis kecil, hingga perusahaan besar. Para penyedia ini menawarkan ruang kantor berperabotan lengkap, dengan layanan teknologi informasi dan sumber daya bersama. Mereka bisa memberimu jangkauan sesuai lokalitasmu atau bahkan ke penjuru dunia.

Karena cakupan layanan yang komplet, bekerja di kantor berperabotan ini jauh lebih mahal dari bekerja dari rumah, kedai kopi, atau co-working space. Kebanyakan suite tersebut berlokasi di wilayah pusat bisnis, di mana setiap meter persegi kantor itu dihitung dari harga bangunan dasar sesungguhnya.

Bila bisnismu telah mencapai pertumbuhan cukup besar, mungkin ini bisa jadi pilihan, tetapi bukan bagi mereka yang tak punya modal atau pendapatan berjumlah besar.

Kesimpulan

Dengan banyaknya pilihan di luar sana, pengusaha modern tidak terikat lagi pada ruang kantor tradisional. Apa pun pilihan area bekerjamu, pastikan kamu memutuskannya sesuai dengan preferensi, gaya hidup, dan kebutuhanmu.

downloadable-content_close

Join Us

Dapatkan wawasan terbaru dan terkini seputar teknologi digital untuk membantu mengembangkan bisnismu

BONUS CONTENT