6 Social Media Tips That Will Boost Your Freelance Career

6 Strategi Media Sosial untuk Mendorong Karir Freelance

Sebagai seorang pekerja lepas (freelancer), media sosial merupakan kunci pertumbuhanmu. Media ini membantu membangun jati diri online, meriset tren dan praktik terbaik, menghubungkanmu dengan audiens yang kamu inginkan, dan banyak lagi.

Lalu, bagaimana kamu bisa menggunakan media sosial secara efektif sebagai seorang freelancer? Ikuti panduan selangkah demi selangkah ini.

6 Panduan Media Sosial Media untuk Freelancer

Ambil contoh kamu seorang bloger yang ingin memasarkan ke pengguna Facebook. Pada 2018, jumlah pengguna aktif di platform ini meningkat hingga 2,23 miliar secara global.

Berikut beberapa statistik kunci global untuk diingat:

  • 29.7% pengguna Facebook berusia antara 25 hingga 34 tahun.
  • 150 juta orang menggunakan Facebook stories.
  • Jumlah wanita mengalahkan jumlah pria di Facebook. 76% pengguna Facebook merupakan perempuan, sedangkan 72% laki-laki menggunakan platform ini.
  • Tingkat jumlah penonton video seluler di Facebook meningkat hingga 71%.

Sekarang, kumpulkan data yang sama untuk channel utama seperti Twitter, LinkedIn, Instagram, dll. Ini membantumu mengambil strategi marketing terbaik untuk basis klienmu.

Freelancer terbaik tidak bekerja keras, tetapi bekerja cerdas. Jadi jangan sembrono dan posting di semua akun media sosial.

Mencoba mengatur konten untuk beberapa channel memang sulit dan memakan waktu—terlebih saat kamu bekerja sendirian. Jadi, pilih hanya beberapa channel yang cocok dengan bisnis freelancing-mu sesuai kriteria berikut:

Tujuan marketing media sosial

Apa kamu ingin memperbesar audiensmu? Atau ingin mendapat engagement dan membangun loyalitas pelanggan?

Sumber daya dan ketrampilan terkini

Nilailah rangkaian ketrampilanmu. Apa kamu mampu memenuhi tujuan marketingmu dengan sumber daya (resources) yang sekarang ada?

Demografi masing-masing platform

Pada platform manakah audiens targetmu menghabiskan sebagian besar waktu mereka? Pikirkan bidang kerja yang kamu ambil, di mana audiens targetmu, dan format konten apa yang nyaman bagimu.

Apakah kamu penulis? Kamu bisa menggunakan Facebook Groups untuk bertemu rekan-rekan penulis lepas, mendapatkan rujukan, dan berhubungan dengan jaringan klien berpotensi. LinkedIn punya fitur bernama LinkedIn Pulse, sebuah platform blog di mana kau bisa menulis kontenmu sendiri serta membagikannya pada para pengikut dan siapa saja yang tertarik dengan topik itu.

Apakah kamu desainer? Pasang karyamu di Instagram dan tandai mereka dengan tagar tepat sehingga klien-klien potensial bisa melihatnya. Kamu juga bisa posting di Pinterest, di mana usia setengah pos-posnya bertahan 1,600 lebih lama daripada di Facebook. Kontenmu bisa tetap di feed selama berbulan-bulan, sehingga meningkatkan kesempatan klien menemukan karyamu.

Apakah kamu pengembang? Reddit menawarkan cakupan platform luas bagimu untuk berinteraksi dengan sesama rekan pengembang, seperti r/programming and r/coding. Bahkan ketika secara teknis Reddit tak dianggap jaringan media sosial, Github dan Stack Overflow juga penting. Di Github, kamu bisa mengepos kode yang bisa dibagikan pada komunitas online. Dengan Stack Overflow, kau bisa baik bertanya atau menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait kode.

Gunakan nama-nama yang mudah diingat audiens sebagai dirimu. Gunakan secara konsisten di penjuru media sosial sehingga lebih mudah untuk ditemukan calon pelanggan secara online.

Lalu apa yang terjadi saat nama yang kamu pilih tak terssedia? Seperti telah diambil orang lain atau melebihi batas karakter. Ikuti beberapa trik berikutnya:

Gunakan tanda baca, seperti “.” atau “_”

Demi artikel ini, mari gunakan nama contoh: John Smith. Kamu bisa pisahkan nama pertama dan terakhir dengan tanda baca, sehingga berubah menjadi john.smith atau john_smith.

Persingkat nama bisnismu

Gunakan singkatan namamu dan tambahkan sedikit bumbu. John Smith bisa menjadi HelloIAmJS atau JSOfficial.

Tambahkan qualifier

Ini bisa membantu audiensmu mengidentifikan lini kerjamu. Anggap saja kamu desainer grafis. Kamu bisa gunakan JohnSmithDesign atau DesignByJohnSmith.

Tambah informasi lokasi

Kalau kamu nyaman membiarkan audiens tahu di mana lokasimu, kamu bisa bubuhkan informasi lokasi sebagai namamu. Kalau tinggal Australia, John Smith bisa menjadi JohnSmithAU.

Desak orang yang mengambil nama pilihanmu

Kalau bersemangat menggunakan nama panggungmu, kamu bisa memilih mengirim pesan pada siapa pun yang menggunakannya. Namun, ini hanya berlaku saat penggunanya tidak aktif pada platform itu. Kalau mereka menjawab dan mengatakan “ya”, kamu beruntung!

Terlepas dari penanganan media sosial yang konsisten, ada cara-cara lain untuk menciptakan brand online.

Buat logo dan pasang pada skema warna tertentu

Canva memiliki basis data sumber daya yang sangat besar, di mana kamu bisa membuat grafik seperti logo dan poster, dan bahkan pembuat palet warna untuk membantumu membentuk skema warna brandmu.

Kembangkan “voice” dari brand-mu

Mengenai tone of voice, akan sangat membantu jika kamu menulis seakan sedang berbicara dengan teman. Hindari jargon-jargon tak perlu agar tampak lebih otentik dan terhubung.

Brand ini harus tetap konsisten di semua akun media sosialmu. Contohnya, gunakan logo yang sama untuk menampilkan foto, skema warna sama untuk gambar-gambarnya, dan dengan tone of voice yang sama untuk tulisanmu.

Setiap channel media sosial memiliki keunikan berbeda: Instagram dan Pinterest memiliki foto dan video, Twitter punya update kehidupan terbaru dalam 280 karakter atau kurang, LinkedIn punya jaringan profesional, dan Facebook punya… pada dasarnya semua.

Pikirkan format konten paling sesuai untuk masing-masing channel.

Misalnya, penulis bisa membagikan contoh tulisan di Facebook dan Twitter. Kamu bahkan bisa mendaftarkan websitemu ke Instant Articles on Facebook, sehingga audiensmu bisa dengan nyaman membaca artikel-artikelmu tanpa meninggalkan platform tersebut.

Sementara itu, desainer, bisa memasang karya yang sedang berjalan sebagai Stories pada Instagram atau Facebook Messenger.

Untuk pengembang, kamu bisa berbagi saran singkat di Twitter, di mana banyak rekan sesama pengembang juga berkembang pesat.

Jadi kamu sudah memilih channel-channel media sosial untuk bisnis freelance-mu, memesan nama panggung media sosialmu, menciptakan image dari brand tersebut, serta memutuskan format konten pada setiap channel…

Waktunya mengepos dan menjadi freelancer yang ahli media sosial? Belum.

Menciptakan jadwal posting membantumu meningkatkan interaksi online. Mulai dengan menentukan waktu paling enak agar kontenmu bisa diakses sesering mungkin.

Ambil contoh Instagram. Pada penelitian tahun 2018, waktu makan siang dari pukul 11 hingga 1 siang adalah waktu terbaik untuk mengepos di platform ini, dilanjutkan pada malam hari mulai pukul 7 hingga 9. Tentu saja kamu tak perlu mengandalkan hanya pada statistik. Lalui berkali-kali percobaan saat menciptakan jadwal posting yang efektif.

Siap mulai?

Media sosial merupakan alat kuat untuk menghubungkan orang-orang dan berinteraksi dengan komunitas tempatmu bergabung. Sebagai seorang pekerja lepas, kamu butuh jaringan sesama profesional dan calon-calon klien yang kuat demi mempertahankan karirmu.

Mulailah gunakan media sosialmu sekarang, dan lihat bagaimana karir freelance-mu meraih posisi jauh lebih tinggi.

Skip to section

downloadable-content_close

Checklist Utama Online Branding untuk Freelancer

DOWNLOAD

Skip to section

BONUS CONTENT