Website vs Marketplace

Website vs Marketplace, Lebih Baik Jualan di Mana?

Semakin banyak orang menggunakan internet. Literasi digital masyarakat juga meningkat. Kini, sudah waktunya membuat bisnismu online.

Kamu punya dua pilihan. Membuat website atau membuka akun di marketplace. Kira-kira, lebih baik kamu berjualan di platform online mana?

Mari bayangkan website dan marketplace sebagai bangunan fisik. Website adalah bangunan tunggal dan brandmu satu-satunya yang berjualan di sana. Sedangkan, marketplace adalah mal/pasar dengan barisan toko-toko yang menjual beragam produk.

Baik website dan marketplace ada kelebihan dan kekurangannya. Sebelum memilih, mari simak dulu poin-poinnya.

Website

Ada beberapa kelebihan memiliki website sendiri. Pertama, kamu punya kendali penuh atas websitemu.

Kamulah yang tentukan konsep desain, kapasitas, dan konten yang disajikan. Kamu juga bisa memilih paket website yang sesuai dengan budgetmu.

Kamu bisa menentukan nama domain sendiri. Gunakan brandmu sebagai nama domain. Brandmu bisa tampak kredibel dan profesional. Ini bakal menciptakan brand awareness.

Kesadaran brand itu akan makin terasah. Kamulah satu-satunya brand yang ada di website. Kamu tak perlu bersaing dengan merek-merek lain.

Kamu juga bisa mengolah cookies websitemu. Manfaatkan data tersebut untuk mengetahui pergerakan pengunjung website. Itu membantumu mengonsep iklan tertarget, demi meningkatkan konversi pengunjung.

Nah, untuk meningkatkan jangkauan pasar, buatlah marketplace untuk Toko di websitemu. Sitebeat membantumu, semudah langkah-langkah berikut ini. Selain itu, kamu bisa menghubungkan Toko Sitebeatmu ke Toko Facebook.

Tetapi, membuat dan mengelola website butuh sumber daya lebih. Misalnya, budget untuk sewa hosting dan lainnya.

Kamu pun butuh tenaga ahli. Mereka akan mendesain website, mengembangkannya, dan merancang keamanannya.

Selain itu, kamu perlu upaya ekstra untuk meriset pasar, SEO, strategi marketing, dan promosi demi menarik lebih banyak pengunjung datang ke websitemu.

Marketplace

Di platform ini, semua lebih sederhana. Kamu tinggal mendaftar keanggotaan. Tinggal pilih, mau yang gratis atau berbayar.

Sisanya, pengelola marketplace yang urus. Format toko, tampilan desain, sistem keamanan pembayaran, jaringan logistik, serta program promosi sudah disiapkan.

Beberapa marketplace bahkan sudah membentuk segmen pasarnya sendiri. Pelanggan pun nyaman dan aman berkunjung ke sana.

Sistem pembayaran rekening bersama, salah satu alasannya. Ini mencegah kegagalan dan kecurangan bertransaksi.

Tetapi, karena keanggotaan marketplace yang gratis, fitur-fiturnya dibatasi. Ingin fitur lebih, kamu harus upgrade keanggotaanmu.

Selain itu, pasar di marketplace sangat kompetitif. Banyak penjual menjual barang yang sama. Pembeli jadi mudah berpindah ke toko lain.

Ini membuat kamu sulit membangun brand awareness. Pelanggan lebih mengingat nama marketplace, ketimbang brandmu sendiri.

 

Untuk awal bisnis dengan budget terbatas, marketplace jadi pilihan. Seiring waktu dan profit yang membaik, pemilik bisnis bisa membuat websitenya sendiri. Ini penting untuk kredibilitas dan kesadaran atas brandmu.

Jangan lupa untuk memilih pembuat website bereputasi baik. Silakan cek Sitebeat untuk mengetahui paket-paket pembuatan website yang sesuai kebutuhanmu.

Skip to section

downloadable-content_close

Join Us

Dapatkan wawasan terbaru dan terkini seputar teknologi digital untuk membantu mengembangkan bisnismu

Skip to section

BONUS CONTENT